Dikritik Habis Sama Haters Soal Model Avanza, Toyota Slow Saja

Toyota Veloz (kiri-merah) dan Toyota Avanza (Foto: Dadan Kuswaraharja)

Singapura - Mobil populer yang sudah dibeli jutaan rakyat Indonesia seperti Avanza pasti banyak haters-nya. Mereka suka mengkritik model Avanza yang belum juga disegarkan Toyota.

Menanggapi soal kritikan bertubi-tubi dari pengguna dan hatersnya ini Toyota masih santai saja.

"Iya nggak apa-apa lah, kami terima masukannya, so far kami terima semua review, masukannya," ujar Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto kepada wartawan termasuk wartawan detikOto, Dadan Kuswaraharja di Singapura.

Suryo, panggilan akrab pria berkacamata ini, mengatakan Avanza termasuk memiliki loyalis garis keras. Mereka siap membeli mobil kalau sudah ada model yang baru.

Misalnya saat model Rush baru dirilis Toyota, ada konsumen yang sengaja membeli Rush namun jika di kemudian hari Toyota meluncurkan Avanza, konsumen tersebut sudah berjanji akan membeli Avanza model baru.

"Sekali lagi kebetulan ada konsumen kita yang modelnya, kebetulan Rushnya kita seven seater, ya sudah kalau Avanzanya tidak bisa keluar Pak Suryo, saya beli Rush dulu, tetapi saya Avanza loyalis, kalau Avanza keluar saya beli lagi, saya yakin harga jual Rush tidak akan turun banyak," ujar Suryo menirukan omongan konsumennya itu.

Meski demikian, Toyota tidak tinggal diam, Toyota menurut Suryo sudah menyiapkan pengganti setiap modelnya. Baik itu Avanza bahkan sampai Rush yang baru dirilis.

Dari sisi penjualan Avanza memang sudah kalah dari Rush, namun hal itu juga sengaja dilakukan Toyota demi menjaga supply dan demand Avanza agar orang tak perlu menunggu lama untuk mendapatkan mobil. Penjualan mobil Avanza dan Veloz saat ini setiap bulannya mencapai sekitar 4.000-5.000 unit, meski pasokannya menurut Suryo bisa mencapai 6.000 unit.

Komentar

Loading...