Lulusan SMK Harus Miliki Kemampuan Generik

Foto: Acehbisnis.co

ACEHBISNIS.CO, Banda Aceh - Lulusan SMK harus memiliki kemampuan generik yang harus dikuasai oleh setiap lulusan yang ditunjang dengan kemampuan softskill, seperti berkomunikasi, berpikir kritis, memecahkan masalah, berinteraksi, serta kemampuan bekerjasama secara efektif dengan pihak lain.

"Aspek penunjang lainnya bagi lulusan SMK adalah karakter yang tangguh, mandiri, bertanggung jawab, kreatif dan berjiwa wirausaha," ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh, Muslem Yakob, S.Ag, M.Pd atas nama Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, S.Pd, M.Pd.

Hal itu disampaikannya pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi, Minggu (09/09/2018), di Banda Aceh.Rakor tersebut diikuti oleh 190 orang Kepala SMK Se-Aceh.

Dikatakan, di era milenial dalam rangka ikut berpartisipasi pencapaian target millennium goals development (MGD), pelajar SMK harus mampu memperbaiki kualitas pendidikannya serta memberi kesempatan yang sama bagi sesama untuk meraih prestasi setinggi-tingginya, sehingga siap kerja sesuai keterampilan di dalam maupun di luar negeri.

"Nah, untuk menjawab tantangan tersebut, maka salah satu faktor penting adalah tersedianya kualitas pendidikan dan hasil lulusan yang profesional serta mampu menjawab tantangan dunia saat ini.Itu sebabnya, siswa SMK harus memiliki keahlian maupun keterampilan," katanya.

Menurutnya, sebagai bagian dari proses pengembangan sumber daya manusia, pendidikan di sekolah kejuruan harus mampu menghasilkan lulusan yang siap mengisi dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat dan mampu menunjukkan keahlian serta daya saing di kancah nasional maupun internasional.

"Penyelenggaraan pendidikan di SMK harus senantiasa membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan, teknologi dan kompetensi teknis yang relevan sesuai perkembangan zaman," tuturnya.

Sesuai slogannya, SMK bisa, SMK hebat, sambungnya maka harus memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh pasar kerja baik yang bertaraf nasional maupun internasional, hal ini tidak terlepas dari tanggung jawab semua pihak.

"Kepala sekolah ditugaskan sebagai manager bagi tenaga pendidik lainnya di sekolah, dan mempunyai tanggungjawab penting dalam meningkatkan kualitas manajemen sekolah terutama dalam hal proses belajar mengajar, kedisiplinan, prestasi baik guru maupun siswa dan lain sebagainya.Karena itu, Kepala sekolah harus memberikan ruang bagi pelajar untuk bisa menampilkan unjuk bakat dan minat, kreativitas, serta inovasi, sesuai dengan bidang dan keahliannya masing-masing," .

Ia menambahkan dalam mewujudkan hal tersebut, Dinas Pendidikan Aceh memandang perlu menyelenggarakan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Provinsi Aceh, namun sebelum even LKS ini dilaksanakan tentunya harus membuat rambu-rambu atau aturan-aturan lomba terlebih dahulu.

"Melalui rakor ini diharapkan dapat merumuskan sebuah keputusan yang di ambil secara bersama-sama dalam menggapai sebuah keberhasilan di dunia SMK, terutama pada even LKS yang akan diselenggarakan tingkat provinsi," tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pembinaan SMK, Teuku Miftahuddin, S.Pd, M.Pd, menjelaskan, tujuan rakor tersebut untuk menyatukan persepsi dan sikap serta menyusun konsep pelaksanaan, menyiapkan siswa SMK dalam mengikuti kegiatan LKS tingkat Provinsi dan Nasional.

"Juga mendorong produktivitas siswa SMK untuk mampu bekerja secara optimal dan menghasilkan produk inovatif, mengetahui peta kualitas dan kemampuan SMK di seluruh Aceh sesuai standar dunia usaha dan dunia industri yang bisa  meningkatkan citra SMK, meningkatkan kerjasama yang lebih intensif antara lembaga pendidikan (SMK) dengan dunia usaha/dunia industri (DUDI), asosiasi profesi dan berbagai pihak lainnya," terang teuku Miftahuddin.(adi/adi)

Komentar

Loading...