Kadisdik Aceh Buka FIRST Agravandalas

Foto: Acehbisnis.co

ACEHBISNIS.CO, Lhoksemawe - Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, S.Pd, M.Pd, secara resmi membuka Festival of istiqamah religion and student art (FIRST) Agravandalas 2018, yang berlangsung, Sabtu (08/09/2018), di GOR SMA Negeri Modal Bangsa Arun, Kota Lhokseumawe.

Ikut hadir bersama Kadisdik Aceh pada pembukaan lomba tersebut, Kabid Pembinaan SMA dan PKLK, Zulkifl, S.Pd, M PD, pejabat eks PPMG Lhokseumawe, Azhari, Kasi Pengembangan Aplikasi UPTD Balai Tekkomdik Aceh, Drs.Anwar M.Isa, M.Si, Kepala SMA Negeri 3 Banda Aceh, Syarwan Jhoni, S.Pd.

Saat membuka kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, S.Pd, M.Pd, mengapresiasi First Agravandalas 2018 ini dan dinilai sebagai salah satu ajang yang sangat bagi siswa-siswi di sekolah.

"Ini bagian dari usaha pengembangan dan persiapan mental bagi siswa siswi jenjang SMP dan SMA untuk mengikuti perlombaan-perlombaan sejenisnya dan SMA Negeri Modal Bangsa Arun akan lebih dikenal oleh sekolah-sekolah lain di Aceh, Nasional bahkan internasional," ujar Kadisdik Aceh ini.

Kegiatan yang digelar kelima kalinya itu mendapat dukungan penuh pihaknya, karena merupakan ajang untuk mengasah kemampuan siswa. Bahkan, ia menyarankan agar kegiatan tersebut dapat dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya.

Masih kata Kadisdik Aceh, SMA Negeri Modal Bangsa Arun saat ini memiliki guru-guru senior yang berkompeten, sehingga tidak heran jika sekolah tersebut telah mampu membanggakan daerah dengan prestasi-prestasi siswanya dan mutu lulusan yang berhasil bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

"Saya melihat disini bungkusan acaranya sangat bagus, kegiatannya dibungkus dengan seni budaya, ilmu pengetahuan dan tekhnologi serta lomba ilmu agama. Ini sangat bagus karena kemana pun kita pergi tentunya agama yang kita bawa," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh ini juga menyampaikan, meski pelimpahan wewenang dari PT Arun ke Pemerintah Aceh masih belum begitu lama, namun ia meyakini SMA Negeri Modal Bangsa Arun ini akan lebih sukses dan akan mampu menjadi sekolah terbaik di Provinsi Aceh nantinya.

"Kepada para guru dan siswa untuk bersama-sama dapat bersaing disetiap even yang dilaksanakan agar dapat mengangkat nama sekolah tersebut yang lebih baik kedepan.Kita akan memperhatikan SMA Negeri Modal Bangsa Arun ini, karena sekolah ini merupakan boarding school," katanya.

Ia meminta kepada seluruh siswa agar dapat mengukir prestasi disemua bidang, baik dibidang seni budaya, ilmu pengetahuan dan olahraga. Prestasi yang telah diraih oleh siswa siswi SMA Negeri Modal Bangsa Arun dinilai hal yang patut dibanggakan dan kedepan semoga prestasi tersebut dapat lebih ditingkatkan lagi.

"Tahun 2019 mendatang kita sudah ditawarkan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaran O2SN. Kita akan melihat Kabupaten/Kota yang siap kegiatan tersebut selain di Kota Banda Aceh. SMAN Modal Bangsa Arun memiliki GOR yang memiliki empat lapangan badminton sehingga harapannya disini bisa dilaksanakan even nasional tersebut," tuturnya.

"Butuh perhatian dan dukungan semua pihak untuk mampu membangun pendidikan Aceh kearah yang lebih baik, termasuk lingkungan sekolah yang di dalamnya ada siswa tenaga pendidik dan tenaga kependidikan," tambahnya.

Kepala SMAN Modal Bangsa Arun Drs Muhammad menyampaikan dengan diselenggarakan acara first agravas ini diharapkan dapat mengingat masa-masa kejayaan agama Islam di Aceh. "Semoga acara agravas ini dapat berjalan baik dan lancar serta kepada semua dewan juri agar dapat bekerja secara adil dan akuntabel terhadap hasil dari perlombaan ini" kata Muhammad.

Ia menyampaikan terimakasih atas dukungan dari Dinas Pendidikan Aceh dari segi pemikiran dan materil yang diberikan terhadap kesuksesan acara tersebut. Menurutnya telah banyak prestasi diraih SMAN Modal Bangsa Arun Lhokseumawe tidak terlepas dari dukungan dari semua pihak khususnya Dinas Pendidikan Aceh.

Ketua Komite SMA Negeri Modal Bangsa Arun Mulyadi, MM mengatakan SMA Negeri Modal Bangsa Arun merupakan titipan dari BUMN yang telah diserahkan kepada Pemerintah Aceh. Menurutnya, saat ini banyak fasilitas yang masih kurang di sekolah tersebut yaitu Mushalla sekolah dan masih perlunya perbaikan pada beberapa asset yang telah rusak yang digunakan untuk mendukung proses belajar-mengajar.

"Kami mohon Pemerintah Aceh dalam hal ini Kepala Dinas Pendidikan Aceh untuk membantu perbaikan sarana dan prasarana tersebut serta menganggarkan dana perbaikan khusus untuk semua fasilitas yang masih mengalami kekurangan," katanya.

Ketua panitia pelaksana First Agravas 2018 multahadi ambiya mengatakan tahun ini pihaknya mengangkat tema remain the glory of darussalam, sekaligus menjadi pengingat bagi semua pihak akan kejayaan Kerajaan Islam di aceh.

"Adapun jumlah sekolah yang telah menyatakan keikut sertaan pada kegiatan first agravas ini yaitu sebanyak 25 sekolah untuk jenjang SMP dan SMA. Seluruh peserta telah hadir dan siap bersaing untuk menjadi yang terbaik," paparnya.

Kegiatan tersebut, terang dia lagi, akan berlangsung selama tiga hari yaitu sejak 8 hingga 10 September 2018 yang dipusatkan di SMA Negeri Modal Bangsa Arun Lhokseumawe. Adapun jenis kegiatan yang dilombakan pada tahun ini meliputi, Olimpiade fisika, biologi, IPS, matematika, cerdas cermat, cerita pendek, musikalisasi puisi, cipta puisi, nasyid acapella, debat Bahasa Inggris, syarhil quran, dan desain poster.(afz/afz)

Komentar

Loading...