Lelang Cendera Mata Emas, LEC  Bantu Pendidikan Warga Kurang Mampu di Pidie

Pidie - Lembaga Lhok Kaju English Center (LEC) yang digagas Lukman warga Gampong Lhok Kaju, Kecamatan Inrajaya, Kabupaten Pidie berkembang pesat. Pasalnya banyak orang tua yang mengantarkan anaknya untuk mendapatkan pendidikan bahasa inggris di lembaga tersebut.

Konsep yang disodorkan oleh Lukman dalam lembaga belajar LEC, anak didiknya akan dibekali keterampilan berbahasa asing (inggris), serta pemahaman ilmu agama sebagai fokus utama lembaga tersebut.

“Semua gratis, kami tidak pungut biaya sepeserpun dari murid maupun orang tua,” kata Lukman kepada Acehbisnis.co, Selasa (4/9/2018).

Atas kiprah yang dilakoni Lukman sejak tahun 2016 bersama sang istri tersebut, tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Pidie memberikan apresiasi atas jasa mereka dengan memberikan cendera mata berupa satu mayam emas murni.

Ia menyebutkan, emas itu diberikan saat momen Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) ke 58 tahun lalu di halaman tengah Kantor Bupati Pidie bersama puluhan pegiat pendidikan lain di Pidie. “Cuma itu saja (1 mayam emas) yang diberikan pemerintah kala itu,”jelas Lukman.

Namun, seiring dengan perjalanan waktu kelas LEC dengan konsep belajar sambil bermain bayak diminati, sehingga yang dulu hanya fokus terhadap anak yatim dan kurang mampu, kini banyak anak-anak dari daerah tetangga meminta di didik dalam kelas terbuka LEC.

Sehingga dari belajar dibelantaran rumahnya di Gampong Lhok Kaju, terpaksa harus tambah satu kelas lagi dibawah kolong rumah khas Aceh. “Bahkan, kini sudah ada permintaan lagi dari Kecamatan Pidie dan Peukan Baro,”ungkap Lukman.

“Total ada sekitar 300 anak didik yang diasuh LEC di tiga kecamatan tersebut,”sebutnya.

Selama ini, kata dia, semua biaya yang perlukan pihaknya, mulai dari pemberian peralatan belajar hingga honorum guru mengandalkan dari para donatur, kadang harus merongoh kocek sendiri.

“Makanya saya ingin melelang emas yang diberikan pemerintah ini. Semua hasil lelang akan dipergunakan untuk biaya di LEC ini,” papar Lukman.

Sebab jika dijual, sebutnya, pedagang hanya akan mengambilnya dengan harga pasaran emas saat ini, yakni Rp 1.900.000.

Berangkat dari niat tulus membantu anak yatim dan miskin di Pidie agar bisa berbahasa inggris dan bersaing dengan teman-temannya di sekolah formal. “Banyak juga murid dari sini mengucap terimaskasih karena sudah bisa berbahasa inggis, jadi ketika disekolah mereka sangat kelihatan,”pungkasnya.

Jika berkenan, bisa menghubungi kontak Lukman LEC 085277551206 WA/Telpon dan Rekening 3978-01-008475-53-6.(raj/raj)

Komentar

Loading...