Resmi Menjabat Keuchik Lamlagang

Cut Ngoh Ajak Warga Bersama-sama Bagun Gampong Lamlagang

Camat Banda Raya, Maswani resmi melantik dan mengambil sumpah Syamsul Bahri sebagai Keuchik Gampong Lamlagang periode 2018-2024 di Masjid As-Shadaqah, Senin (3/9/2018) malam.(Foto:Acehbisnis.co)

Banda Aceh - Camat Banda Raya, Maswani resmi melantik dan mengambil sumpah Syamsul Bahri sebagai Keuchik Gampong Lamlagang periode 2018-2024. Pelantikan itu digelar Masjid As-Shadaqah, Senin (3/9/2018) malam.

Dalam pelantikan itu, turut hadir Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin, ketua DPRK Banda Aceh, Arif Fadillah, dan sejumlah anggota dewan lainnya, serta para tokoh masyarakat gampong setempat.

Usai pelantikan tersebut, Syamsul Bahri mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat untuk bahu-membahu dalam memajukan Gampong Lamlagang.

“Pesta demokrasi Pilchiksung telah berakhir, dan Timses juga telah menyerahkan saya kepada masyarakat tanpa menuntut janji apapun, mari kita bersama-sama bagun gampong ini lebih maju lagi kedepan,”kata Syamsul Bahri yang akrab disapa Cut Ngoh itu.

Ia menyatakan, akan memberikan yang terbaik kepada gampong dan masyarakat Lamlagang. Namun, kata dia, perlu dukungan penuh dari segenap elemen gampong, termasuk dari kaum ibu,” katanya seraya mengharapkan dukungan pula dari Pemko dan DPRK Banda Aceh.

Terkait pengelolaan dana desa, kata Cut Ngoh, kita akan bersama-sama warga mengelola dana tersebut dengan transparan dan akuntabel, sehingga terhindar dari penyelewengan anggaran dana gampong tersebut.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin mengharapkan, dalam pengelolaan dana gampong, agar penggunaannya dapat dilakukan sesuai aturan dan mengedepankan transparansi sehingga tidak tersangkut masalah hukum nantinya.

“Gunakan dana desa sesuai aturan dan gunakan sebaik-baiknya agar bermanfaat besar bagi pembagunan danm bagi ekonomi masyarakat Gampong setempat,”kata Zainal kepada wartawan usai pelantikan tersebut.

Selain itu, kata dia, Pak Keuchik yang baru dilantik ini harus benar-benar memahami aturan-aturan yang berlaku, terutama tentang pengelola dana desa atau dana gampong, seperti dari perencanaan, pembahasan, dan pelaksanaannya, serta pertanggungjawaban.

“Kalau dilakukan dengan transparasi dan dilakukan dengan musyarawah dengan masyarakat, insyaAllah tidak akan timbul masalah dikemudian hari,”ungkap Cek Zainal sapaan akrab wakil wali kota Banda Aceh ini.

Terkait, dengan mulai memanasnya suasana politik menjelang Pilpres, Cek Zainal mengharapkan agar masyarakat untuk senantiasa mengedepankan tali silaturahmi di atas kepentingan politik.

“Silahkan pilih siapa saja yang kita sukai. Yang penting sesama kita jangan saling mengejek, menjelek-jelekkan, menghambat, dan menghadang. Bagi yang mau ‘lanjutkan’ silahkan, bagi yang mau presiden baru juga silahkan. Jangan sampai putus silaturahmi karena perkara Pilpres ini,”ungkapnya.

Camat Banda Raya, Maswani mengatakan, selama dalam 2 tahun ini pengelola dana desa di gampong Lamlangang tidak ada kendala apapun, hanya penjelasan LPJ saja yang perlu didampingi.

“Mudahan-mudahan dengan keuchik yang baru beserta perangkat yang selama ini sudah menjalani, saya rasa mudah-mudahan capaian atau target dari pada pencairan tahun ini bisa dilakukan dengan cepat karena bulan Oktober sudah masuk pencairan ketiga,”ungkapnya.(ded/ded)

Komentar

Loading...