Oplos Minyak, Mantan Keuchik di Bireuen Ditangkap

Minyak Oplos (Foto: Istimewa)

Banda Aceh - Sat Reskrim Polres Bireuen menangkap lima pelaku yang diduga melakukan pengoplosan minyak mentah. Kelima orang ini ditangkap di dapur penyulingan minyak mentah di kawasan Gampong Blang Rambong, Kecamatan Peusangan, Bireuen.

Kapolres Bireuen, AKBP Riza Yulianto melalui Kasat Reskrim, Iptu Eko Rendi Oktama mengatakan, penangkapan dilakukan Jumat (31/8/2018) malam lalu sekira pukul 22.00 WIB. Pelaku yang ditangkap yakni seorang mantan keuchik salah satu gampong di kecamatan setempat yakni MY alias Geuchik N (40) yang merupakan pemilik dapur penyulingan.

"Sementara empat orang lainnya yang diamankan yakni MS (42), Swasta, A (36), Petani, M (33) dan Z (58) yang berprofesi sebagai sopir, kesemuanya ini merupakan warga setempat," ujar Kasar Senin (3/9/2018).

Dari penangkapan ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil dam truk bernomor polisi BL 9131 ZA, dua unit mesin pompa air, 3 drum berisi minyak mentah, 8 drum kosong dan 2 drum yang berisi minyak hasil olahan.

"Penangkapan dilakukan atas informasi masyarakat tentang adanya dugaan tindak pidana Migas di lokasi itu. Di lokasi kita amankan empat orang yang sedang melakukan bongkar muat minyak, kemudian kita tangkap pemilik tempat," jelasnya.

Saat ini, kelima orang dan barang bukti yang ditemukan masih diamankan di Mapolres Bireuen untuk diproses lebih lanjut. Hanya pemilik tempat yakni MY yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, sementara empat orang lainnya masih sebagai saksi dan diminta keterangan lanjut.

"Tersangka dikenakan Pasal 53 huruf (a) UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun dan denda paling tinggi Rp 50 miliar," tambah Iptu Eko Rendi Oktama.(hfz/hfz)

Komentar

Loading...