Bupati Abusyik: Berikan Hak Penuh pada Pendidikan Anak

Bupati Abusyik Foto: Acehbisnis.co

Pidie - Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyik) mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie terus mempersiapkan kualitas pendidikan terbaik bagi generasi penerus yang berkarakter dalam bingkai syariat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Abusyik usai mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) ke 59 di Halaman tengah Kantor Bupati setempat, Senin (3/9/2018).

Peringatan Hardikda di Pidie kali ini pemerintah mengambil tema “Pendidikan yang Berkarkter, Pendidikan yang Bersyariat”, yakni pendidikan yang terpadu antara pendidikan umum dengan pendidikan agama.

Selama ini, kata Abusyik, masih banyak kendala pendidikan di Pidie. Salah satunya anak didik yang belum mencerminkan karakter, apalagi akhlak yang baik dan menanamkan nilai agama yang bagus.

“Untuk itu, melalui momentum Hardikda ke 59 ini, kita menginginkan pendidikan di Pidie benar-benar menuju pendidikan yang berkarakter, yang bersyariat, sehingga melahirkan anak didik yang berakhlak mulia nantinya, yang disamping mengetahui ilmu pengetahuan teknologi dan industri, juga memiliki akhlak dan budi pekerti yang bagus,” kata Abusyik.

Abusyik menghimbau kepada kepala sekolah dan guru dari sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama akan mendapatkan pembelajaran setengah hari pendidikan umum, dan setengah harinya lagi akan mendapatkan pendidikan agama.

“Jadi pendidikan sekarang sudah full day (penuh hari) di Pidie. Untuk enam hari (dalam sepekan) itu adalah menuju pendidikan yang berkarakter dan bersyariat,” sebut Abusyik.

Ia juga mengharapkan semua jajaran di Aceh Pidie agar  mendukung penuh porgam-porgam pendidikan yang menjadi prioritas kita semua. Namun, tambahnya, pihaknya juga mengharap kepada guru-guru harus betul-betul menjadi keteladanan bagi anak-anak didik mereka.

Selain itu, Ia juga emminta kepada masyarakat untuk memberi ruang kepada anak-anak agar mendapatkan pendidikan, baik sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. “Jangan orang tua menolak sekolah full day dan beralasan anak-anak harus membantu orang tua, setengah harinya,”paparnya.

“Jadi anak-anak berikan hak. Pemerintah sudah berkeinginan keras pendidikan ini lebih bagus di Aceh Pidie. Jadi berikan anak-anak, karena tantangan kita berat sekali, baik dari narkoba, kehidupan bebas, internet, globalisasi, semua itu adalah tantangan kita,” papar Abusyik.

“Untuk mencapai hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Pidie telah mempersiapkan program yang nilai mampu memenuhi harapan tersebut. Yakni, program Sistem Pendidikan Terpadu (SPT),”kata Kepala Dinas Pendidikan Pidie, Murtalamudin di Pidie.

Selain itu, Ia juga mendukung penuh program-program Pemerintah Pidie dalam memajukan pendidikan yang berkarakter dan yang bersimbul syariat, berakhlak dan beretika.(raj/raj)

Komentar

Loading...