Usai Berhubungan Asmara, Seorang Pemuda di Aceh Tamiang Ditangkap

Ilustrasi Foto Pemerkosaan dan Kejahatan Seksual (iStockphoto)

Banda Aceh - Persetubuhan terhadap anak dibawah umur juga terjadi di Aceh Tamiang. Kali ini, seorang pemuda pengangguran ditangkap personel Polsek Seruway atas perbuatan bejatnya yang dilaporkan oleh orang tua korban.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Zulhir Destrian melalui Kapolsek Seruway, Ipda M Rizal mengatakan, pelaku berinisial SF alias Rian (19), warga Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang. Sementara korbannya, sebut saja Mawar (13) yang merupakan seorang pelajar.

"Kejadian ini berawal saat korban dijemput pelaku Rabu (29/8/2018) tadi malam. Pelaku kemudian membawa korban ke gedung salah satu sekolah. Antara keduanya ada hubungan asmara yang diketahui baru seminggu," ujarnya Kamis (30/8/2018).

Setiba di lokasi, SF membujuk Mawar untuk melakukan persetubuhan untuk yang ketiga kalinya. Sebelumnya, pasangan remaja ini sudah pernah melakukan hal yang sama sebanyak dua kali. Nahas, aksi terakh ir ini dipergoki beberapa pemuda setempat seusai keduanya berhubungan.

"Saat ditanya warga SF mengaku bahwa baru menyetubuhi korban di dalam gedung sekolah itu. Keduanya kemudian dibawa ke rumah salah satu warga dan dilaporkan ke orang tua Mawar bahwa anaknya telah disetubuhi pelaku," jelas Kapolsek.

Sekira pukul 10.00 WIB tadi, orang tua korban membuat laporan ke Mapolsek Seruway. Menerima laporan itu, polisi kemudian langsung mengamankan SF yang saat itu tengah berada di kawasan Gampong Pusung Kapal. SF digiring ke Mapolsek untuk diperiksa lebih lanjut.

"Kita amankan satu motor jenis Yamaha Vixion bernopol BL 5011 UAA, satu celana dalam, celana panjang, kaos dan switer milik pelaku. Sementara dari korban kita amankan satu celana panjang, celana dalam serta bra miliknya," ungkap Rizal.

Saat ini, SF masih diamankan di Mapolsek Seruway guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ia melanggar Pasal 81 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahub 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Pelaku masih kita minta keterangan lebih lanjut, sementara korban masih menjalani visum di Rumah Sakit Umum Aceh Tamiang," tambah Kapolsek.(hfz/hfz)

Komentar

Loading...