Berlakukan Kebijakan Cukai Vape, Bea Cukai Banda Aceh Sosialisasikan Ketentuan Bagi Pelaku Usaha

Foto: Kepala Kantor Bea Cukai Banda Aceh, Bambang Lusanto Gustomo

Banda Aceh - Pemerintah akan memberlakukan penetapan tarif cukai produk hasil tembakau lainnya (HPTL) sebesar 57 % termasuk di dalamnya vape liquid. Ketentuan ini mulai berlaku pada tanggal 1 Juli 2018.

Kepala KPPBC Banda Aceh, Bambang Lusanto Gustomo mengatakan, aturan cukai pada vape tersebut berlaku per 1 Juli 2018 tapi masih relaksasi sampai 1 Oktober 2018, karena tidak mungkin langsung dikenakan karena perlu persiapan dari pengusaha.

Ia mengatakan, sejauh ini bea cukai baik di level pusat maupun di daerah sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha terkait ketentuan pengenaan tarif cukai pada vape yang merupakan bagian dari HPTL.

“Pastinya di pasaran sudah beredar vape, kita tak bisa per tanggal 1 Juli itu harus jalan kita berikan kesempatan pelaku usaha sampai 1 Oktober 2018, untuk mengikuti ketentuan pelekatan pita cukai pada produk vape yang beredar,”jelas Bambang pada kegiatan coffee morning terkait sosialisasi ketentuan tersebut, Selasa (28/08/2018).

Menurut dia, ini waktu yang cukup bagi produsen untuk memenuhi ketentuan perijinan dan pemenuhan ketentuan cukai atas produknya dan juga waktu yang cukup bagi toko vape melakukan penyesuaian atas produk yang dijual.

Setelah berlakunya ketentuan cukai HPTL ini, Ia berharap ada kepastian hukum bagi pelaku usaha vape yang memproduksi/menjual HPTL. “Pengusaha yang telah mendaftarkan diri nantinya akan wajib menggunakan pita cukai, setelah itu mereka harus pesan pita cukai dan melekati pada produknya, jadi nanti pengguna vape itu beli cairan vape dalam kemasan yang ada pita cukainya,"pungkasnya.(adi/adi)

Komentar

Loading...