Gelapkan Motor, Seorang Caleg Aceh Utara Ditangkap

Kompas.comThink Stock Ilustrasi penangkapan

Banda Aceh - Personel Unit Reskrim Polsek Dewantara jajaran Polres Aceh Utara menangkap seorang pelaku penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor di SMK Negeri 1 Gandapura, Bireuen.

Menurut informasi yang dihimpun, penangkapan ini dilakukan Rabu (8/8/2018) siang kemarin sekira pukul 14.00 WIB, sesuai laporan yang dibuat korbannya ke pihak kepolisian.

Pelaku diketahui berisial MR (32) yang diketahui berprofesi sebagai guru honorer di SMK tersebut dan merupakan caleg DPRK Aceh Utara Dapil 4 yang diusung Partai Golkar, warga Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara.

Korbannya yakni seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial FT (31), warga Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Polisi menyita barang bukti satu unit motor Honda Vario putih tahun 2017 bernomor polisi BL 4855 KAE dengan nomor rangka MH1KF112XHK125465 dan nomor mesin KF11E2122659.

Masih menurut informasi, kejadian penggelapan dan penipuan ini berawal saat korban sedang berada di depan rumahnya di Gampong Bluka Teubai, Senin (6/8/2018) malam lalu.

Tiba-tiba, pelaku yakni MR bersama rekannya datang ke rumah korban dengan mengendarai sebuah motor Honda Vario berwarna hitam. Saat itu, MR meminjam uang kepada korban sebesar Rp 10 ribu untuk mengisi bensin motornya.

Selain meminjam uang, MR juga meminjam motor Honda Vario putih milik korban yang diakui untuk membeli bensin. FT yang tidak menaruh curiga pun meminjamkan motornya kepada pelaku.

MR diketahui melarikan diri dengan motor korban yang dibawanya bersama rekannya. FT yang berusaha meminta kembali motornya kepada pelaku pun tak diberikan. Pelaku mengaku akan mengembalikan motor itu jika suami FT melunasi hutang-hutangnya.

Merasa dirugikan, FT yang kehilangan motor senilai Rp 22 juta itu pun kemudian melaporkan hal ini ke Mapolsek Dewantara.

Sementara, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, Iptu Riski Adrian, Kamis (9/8/2018) siang pun belum menjawab.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi lebih lanjut terkait penipuan dan penggelapan sebuah motor yang dilakukan oleh caleg DPRK Aceh Utara ini.(hfz/hfz)

Komentar

Loading...