Kantor dan ATM Terdampak Gempa Lombok, Bank Gelar Layanan Keliling

Foto: Ilustrasi Gempa Lombok (Mindra Purnomo)

Jakarta - Usai gempa bumi 7 skala richter di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri) berupaya untuk memudahkan kebutuhan transaksi keuangan di wilayah yang terdampak gempa.

Bank Mandiri menyiapkan sarana pendukung agar masyarakat dapat melakukan transaksi perbankan.

"Kami juga menyiapkan unit layanan perbankan bergerak (Mandiri Mobile) untuk memudahkan masyarakat," kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas di Jakarta, Senin (6/8/2018).

Saat ini 3 kantor cabang Bank Mandiri di Pemenang, Gili Trawangan dan Tanjung NTB tidak dapat beroperasi karena mengalami kerusakan akibat gempa.

"Ada 14 kantor cabang dan 61 mesin ATM Bank Mandiri di wilayah Lombok sempat mengalami gangguan karena jaringan listrik terputus," terang Rohan.

Sementara itu, Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Bambang Tribaroto menjelaskan ada 18 kantor BRI di wilayah Mataram, Selong, Praya, Tabanan, Singaraja, Semarapura dan Amlapura yang mengalami kerusakan dari ringan hingga berat serta 3 unit di antaranya tidak beroperasi.

Untuk tetap melayani nasabah BRI mengoperasikan layanan Teras Keliling untuk menggantikan sementara kantor yang tidak tidak bisa beroperasi.

"Kami sudah mengoperasikan 4 mobil Teras Keliling serta 1 E-Buzz untuk memberikan layanan operasional perbankan terbatas yang dapat mengcover masyarakat di daerah terdampak. Harapannya dengan layanan ini dapat membantu masyarakat yang menjadi korban gempa," ujar Bambang di Jakarta, Senin (6/8/2018).

Dia menjelaskan, Masyarakat juga dapat bertransaksi perbankan pada agen BRILink yang masih beroperasi pasca gempa. Tercatat terdapat 2.455 agen BRILink yang tersebar di Pulau Lombok.

Komentar

Loading...