Tim SAR Sisir Korban Gempa Lombok, Akses Komunikasi Jadi Kendala

Foto: Antara Foto/Nyoman Budhiana

Jakarta - TIM SAR terus melakukan evakuasi dan penyisirian korban gempa 7 Skala Richter (SR) yang mengguncang kawasan Nusa Tenggara Barat (NTB). Akses komunikasi menjadi kendala dalam upaya pencarian dan evakuasi.

"Tim SAR gabungan masih terus melakukan evakuasi dan penyisiran. Kondisi malam hari dan sebagian komunikasi yang mati menyebabkan kendala di lapangan," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugoroho dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/8/2018).

Sutopo mengatakan, hingga Senin (6/8) pukul 02.30 WIB, sudah tercatat sebanyak 82 orang meninggal akibat gempa yang terjadi pada Minggu (5/8) pukul 18.46 WIB tersebut. Sementara itu, ribuan lainnya dinyatakan mengalami luka.

"Diperkirakan korban terus bertambah. Jumlah kerusakan bangunan masih dilakukan pendataan," kata Sutopo.

Sutopo juga menambhakan, ribuan orang masih mengungsi akibat gempa ini. Aparat gabungan terus melakukan evakuasi dan penanganan darurat akibat gempabumi.

"Daerah yang terparah adalah Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur dan Kota Mataram. Berdasarkan laporan dari BPBD Provinsi NTB, dari 39 orang meninggal dunia, korban berasal dari Kabupaten Lombok Utara 65 orang, Lombok Barat 9 orang, Lombok Tengah 2 orang, Kota Mataram 4 orang, dan Lombok Timur 2 orang. Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh," katanya.

Komentar

Loading...