Usai Sarapan, Seratusan Santri Islamic Solidarity School Jantho Keracunan

Keracunan makanan.(Foto: Istimewa)

Jantho - Seratusan santri di Panti Asuhan Islamic Solidarity School Jantho, Aceh Besar keracunan usai sarapan, Rabu (1/8/2018) pagi tadi.

Saat ini, seratusan santri ini masih dalam penanganan medis di Puskesmas Kota Jantho. Sementara, sebagian santri lain juga sudah dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Satelit Indrapuri.

Menurut informasi yang diperoleh, diduga seratusan santri ini keracunan setelah menyantap nasi beserta lauk ikan tongkol dan cumi-cumi yang disediakan pihak panti. Para santri ini mengeluh mual dan pusing hingga muntah.

Seratusan Santri Islamic Solidarity School Jantho Keracunan Usai Sarapan.(Foto: Istimewa)

Salah seorang santri bernama M Faria Albar (11) mengaku tadi pagi sarapan di panti asuhan seperti biasa sekira pukul 07.00 WIB. Setelah sarapan, sejumlah santri mengaku mual dan pusing.

"Pusing setelah sarapan, lauknya dengan ikan tongkol dan cumi-cumi," ujarnya saat ditanyai di Puskesmas setempat saat tengah mendapatkan perawatan.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Suprihasto melalui Kasat Reskrim, Iptu Yoga Panji Prasetya mengatakan, keracunan ini diketahui sekira pukul 09.20 WIB pagi tadi setelah 73 santri menyantap sarapan. "Seluruh santri yang masih duduk di kelas 1 dan 2 sarapan pagi dengan menu ikan tongkol sekira pukul 07.30 WIB tadi," ujarnya.

Kemudian, saat Kepala Sekolah Tingkat SMP setempat, Iswanda tengah menyampaikan arahan kepada para santri sekira pukul 09.00 WIB, tiba-tiba para santri ini mengalami mual dan pingsan. Pihak sekolah langsung melarikan para santri ini ke Puskesmas Kota Jantho.

"Saat ditangani medis, dokter yang bertugas bernama Zakia bilang kalo mereka keracunan dan sebagian harus dirujuk ke RS Satelit Indrapuri. Sebanyak 137 santri lain yang juga ikut sarapan juga dibawa ke Puskesmas Kota Jantho untuk diperiksa kesehatannya," kata Yoga.

Sebanyak 73 santri yang tumbang ini, lanjut Kasat, dibawa dengan menggunakan delapan unit ambulans milik Puskesmas Kota Jantho, Polres Aceh Besar, Yonkav 11 Serbu, LP Kota Jantho, Puskesmas Seulimuem dan Kuta Cot Glie serta ambulans milik ISBI Aceh dan Dinkes Aceh Besar.

"Saat ini seluruh santri masih menjalani perawatan. Kita juga sudah panggil pihak sekolah untuk dimintai keterangan, yang jelas mereka tetap bertanggung jawab akan hal ini. Untuk barang bukti makanan tadi pagi sudah kita amankan, sebagian dikirim ke Dinkes dan BPOM Aceh Besar untuk diuji laboratorium,"pungkasnya.(hfz/hfz)

Komentar

Loading...