‘Infinity War’ Jadi Momen Terberat Captain America

Foto: (RussoBrothers IG)

Jakarta - Dengan jentikkan jarinya, Thanos menghapus separuh alam semesta dalam cerita 'Infinity War'. Peristiwa ini sengaja dikemas menjadi momen terberat bagi beberapa superhero terutama, Captain America.

Belum lama ini, sang sutradara Joe dan Anthony Russo buka suara tentang hal ini.

"Kami mencoba membuat alur cerita mendalam pada masing-masing karakter. Bucky Barnes menjadi sosok pertama dari efek ini. Kita melihat bagaimana Bucky tiada dari mata sang Captain," ujar Joe Russo seperti dilaporkan ScreenRant.

'Infinity War' menjadi babak paling drama bagi para superhero tak terkecuali Captain America. Kehilangan Bucky menjadi hal yang bakal membuatnya patah hati untuk ke sekian kalinya.

Sebelumnya, kita melihat bagaimana Steve Rogers beberapa kali menyaksikan sahabatnya itu menjauh bahkan menghilang di seri film yang lalu.

"Kita tahu, kita melihat pengalaman Captain kehilangan Bucky untuk ke sekian kalinya dalam 'Infinity War'.

Hal yang sama juga terjadi pada T'Challa, yang kehilangan Okoye jenderal terbaiknya.

Selama 10 tahun terakhir, Marvel telah membangun hubungan antara karakter-karakter ini di layar lebar. Dalam 'Infinity War' sutradara Russo menggunakan hal ini untuk menciptakan reaksi yang paling menyakitkan hati.

Kematian itu akan menyedihkan sebab mereka yang selamat bakal amat merasa bersalah. 'Avengers 4' disebut bakal menjadi kelanjutan pertempuran yang tak kalah seru setelah 'Infinity War'. Seperti pujian yang dikatakan Paul Bettany sang Vision, film tersebut diyakini bakal menjadi film terbesar sepanjang masa.

Komentar

Loading...