IHSG Naik 4% dalam Sepekan, Rupiah Cenderung Stagnan

Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com)

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan naik 4,4%. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tak banyak bergerak.

Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan nilai perdagangan di bursa efek selama rata-rata mencapai Rp 8,8 triliun.

"Masih terjadi outflow jika dilihat dari awal tahun di pasar saham sebesar Rp 600 miliar. Dalam sepekan asing mencatatkan net buy sebesar Rp 678,4 miliar," kata Andry dalam risetnya, seperti dikutip Sabtu (14/7/2018).

Nilai tukar rupiah sendiri tak banyak bergerak selama sepekan walau volatilitas tetap tinggi. Dalam sepekan rupiah terdepresiasi 0,1% terhadap dolar AS ke level Rp 14.385/US$.

Rupiah telah terdepresiasi 6% secara tahunan atau year to date. Kemarin, Jumat (13/7/2018) setelah bergerak ke jalur hijau pada perdagangan pagi, kurs rupiah akhirnya mundur teratur dan kembali ke level awalnya terhadap dolar Amerika Serikat (AS), alias bergerak menyamping.

Pada penutupan perdagangan, US$ 1 di pasar spot ditransaksikan di Rp 14.375. Posisi tersebut sama dengan penutupan perdagangan hari sebelumnya. Sementara harga jual dolar AS hingga kemarin sore berada di rentang Rp 14.435-Rp 14.525/US$.

Komentar

Loading...