Buka Muzakarah Ulama

Plt Gubernur Aceh Ajak Peserta Muzakarah Doakan Irwandi

Plt. Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, membuka Muzakarah Ulama Tauhid Sufi Internasional Tahun 2018 di lapangan Tugu Darussalam Banda Aceh.(Foto:Acehbisnis.co)

Banda Aceh - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengajak para peserta Muzakarah Ulama Tauhid Sufi Internasional untuk selalu mendoakan Gubernur Aceh Irwndi Yusuf yang sedang menjalani kasus hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Saya mengajak semua tamu yang hadir dalam muzakarah ini untuk ikut bersama-sama mendoakan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf agar tabah dan terhindar dari berbagai fitnah yang disangkakan,"kata Nova Iriansyah disela-sela membuka Muzakarah Ulama Tauhid Sufi Internasional 2018 di Banda Aceh, Jumat (13/7) malam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri peserta dari sejumlah negara dan provinsi lainnya di Indonesia serta para peserta dari seluruh kabupaten/kota di Aceh, juga turut dihadiri Abuya Syekh Amran Waly Al-Khalidi.

Ia menjelaskan, Muzakarah Ulama Tauhid Sufi Internasional 2018 yang berlangsung di Banda Aceh, Provinsi Aceh, merupakan ajang silaturrahim dalam rangka memperkuat ukhuwah Islamiyah, baik antara umara dengan ulama, ulama dengan ulama maupun antara umara dan ulama dengan umat.?

"Silaturrahim dan ukhuwah Islamiyah menjadi sangat penting artinya di tengah fitnah yang melanda umat Islam yang semakin sulit diredam, baik yang terjadi akibat kesalahan kita sendiri ataupun akibat perbuatan orang lain, sebagai umat Islam kita perlu mengingat kembali pesan-pesan penting dalam warisan Rasulullah Muhammad SAW, yaitu Al Quran dan as Sunnah,"tambahnya.

Ia mengatakan dengan kembali kepada dua sumber ajaran Islam itulah akan diperoleh panduan keselamatan dari Allah SWT, baik keselamatan dari fitnah perpecahan umat Islam itu sendiri, fitnah kesesatan dan penyimpangan aqidah, fitnah beragam berita rekayasa dan cerita dusta yang menyesatkan ataupun fitnah-fitnah lain yang mengancam kemaslahatan umat Islam.

Syariat Islam Rahmad Bagi Semesta Alam

Plt Gubernur Nova Iriansyah menyatakan pelaksanaan syariat Islam di provinsi yang dipimpinnya tersebut merupakan rahmad bagi semesta alam. "Muzakarah internasional yang berlangsung di Banda Aceh ini merupakan ajang penyampaian pesan kepada dunia bahwa Syariat Islam yang berlaku di Aceh benar-benar menjadi rahmat bagi semesta alam,"ungkap Nova.

Ia menjelaskan, Aceh sebagai wilayah yang melaksanakan Syariat Islam sejak 2001 telah membuktikan realitas tersebut, secara legal formal pemberlakuannya hanya bagi umat Islam di Aceh, Sementara bagi non muslim ketika mereka melakukan pelanggaran syariat Islam dapat memilih ketentuan hukum yaitu menundukan diri secara sukarela kepada ketentuan hukum syariat atau berdasarkan hukum positif yang berlaku di Indonesia.

Nova juga mengatakan dalam konteks sosial kemasyarakatan, sesuai dengan kearifan lokal yang berlaku di Aceh masyarakat non muslim sangat menghormati, menghargai, menjaga harmonisasi dalam rangka menjaga kedamaian dan ketentraman hidup.

"Apa yang dihembuskan selama ini bahwa Syariat Islam yang berlaku di Aceh tidak toleran dengan umat non muslim, secara fakta yang ada sama sekali tidak dapat dipertanggungjawabkan, buktinya sampai saat ini masyarakat Aceh hidup rukun dan harmonis dengan umat non muslim, malah kalau kita merujuk sejarah, di Aceh tidak pernah terjadi konflik antar umat beragama,"tambahnya.

Ia juga berharap provinsi ujung paling barat Indonesia itu mampu menjadi model bagi daerah-daerah lain di Indonesia dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat di masa mendatang dan memalui even muzakarah tersebut ulama ikut berperan aktif dalam menjaga kondusivitas kehidupan masyarakat.

"Ulama merupakan panutan di lingkungannya masing-masing dan memiliki pengaruh besar terhadap kondisi sosial masyarakat. Ilmunya para Ulama dan adilnya Umara merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan menjadi salah satu pilar utama dalam membangun bangsa ini menjadi lebih baik,"terang Plt Gubernur Aceh.

Untuk itu, pihaknya juga meminta do’a dan dukungan dari para ulama dan seluruh masyarakat Aceh, agar pemimpin-pemimpin di indonesia khususnya pemimpin Aceh selalu diberi kesehatan, keselamatan, dan kebijaksanaan dalam memimpin pemerintahan sehingga dapat mengantarkan masyarakat ke arah yang lebih makmur, adil, sejahtera dan bermartabat.(adv)

Komentar

Loading...