Akibat Cuaca buruk, Ratusan Penumpang Tertunda Keberangkatan di Sabang

Para penumpang KMP Tanjung Burang, tertidur di Pelabuhan Sabang ketika pemberangkatan dari Balohan Sabang menuju Ulee Lee Banda Aceh, ditunda akibat cuaca buruk, Selasa (10/7) pagi. (Foto Antara Aceh/18).

Sabang - Ratusan penumpang tertunda keberangkatannya dari Balohan, Sabang, ke Ulee Lheue, Banda Aceh, karena KMP Tanjung Burang tidak bisa berlayar, akibat suaca buruk yang melanda perairan Aceh, Selasa pagi.

M Akhi, warga Aceh Timur mengaku tidak dapat melanjutkan perjalanan ke Banda Aceh, karena KMP Tanjung Burang tidak berangkat.

Padahal siang hari ini dirinya bersama keluarga harus berada di Terminal Bus Batoh, untuk melanjutkan perjalanan ke Aceh Timur.

"Tapi karena KMP Tanjung Burang tidak berangkat, maka tiga tiket yang sudah diboking dari Banda Aceh ke Aceh Timur dengan harga Rp440.000, hangus," terang M Akhi.

Menurutnya, dia bersama keluarga serta ratusan penumpang sudah berada di Balohan, Sabang, pukul 05.30 WIB, untuk mengantri pembelian tiket kapal lambat.

Tapi sampai pukul 09.30 WIB, loket belum dibuka dengan alasan cuaca buruk melanda perairan Sabang dan KMP Tanjung Burang, tidak berani ambil resiko.

"Seharusnya sesuai jadwal kapal lambat dijadwalkan berangkat dari Balohan ke Ulee Lhee (Banda Aceh) pukul 08.00 WIB. Tapi karena loket masih tutup akibat cuaca buruk maka ratusan penumpang terpaksa menunggu hingga loket buka.  Bahkan banyak penumpang tertidur disudut-sudut Komplek Pelabuhan Sabang," kata M Akhi.

Meskipun pemberangkatan sudah terjadwal, lanjut M Akhi, tetapi hanya kapal Express Bahari yang memberangkatkan ratusan penumpang dari Balohan, Sabang menuju Ulee Lhee Banda Aceh, sekira pukul 09.30 WIB. Selebihnya dibatalkan dengan alasan cuaca yang tidak menentu.

"Pengumuman dari pihak berwenang di Pelabuhan Sabang bahwa pemberangkatan dibatalkan hingga Rabu besok, itupun jika cuaca mendukung," kata M Akhi.

Komentar

Loading...