Gerindra Yakin Anies Tak akan Jadi Jokowi Jilid II untuk Prabowo

Foto: Jokowi-Prabowo. (Pool/Biro Setpres).

Jakarta - Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kian santer disebut maju dalam kontestasi Pilpres 2019. Gerindra yakin Anies tidak akan menjadi 'Joko Widodo Jilid II'. Apa maksudnya?

"Saya rasa Mas Anies tidak akan menjadi Jokowi jlid II bagi Pak Prabowo. Karena Mas Anies lebih punya etika," ujar anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade kepada wartawan, Jumat (6/7/2018).

Andre mengungkit Pilgub DKI Jakarta tahun 2012. Saat itu, Jokowi berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diusung PDIP dan Gerindra.

Menurut penuturan Andre, saat itu sang Ketum, Prabowo Subianto berusaha keras agar Jokowi bisa maju di Pilgub DKI. Prabowo merayu PDIP agar mau berkoalisi.

"Pak Jokowi kan kalau nggak karena Pak Prabowo nggak mungkin jadi gubernur. Kalau kita buka-bukaan, Bu Mega (Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri) itu nggak setuju dengan Pak Jokowi. SK pencalonan Jokowi gubernur itu ditandatangani PDIP last minute," tutur Andre.

Dia melanjutkan, Prabowo habis-habisan untuk memenangkan Jokowi di Pilgub DKI 2012. Namun, Jokowi mengkhianati Prabowo di Pilpres 2014. Padahal, sebut Andre, saat itu Jokowi tahu Prabowo juga berencana maju sebagai capres.

"Pak Prabowo dan Gerindra keluar uang puluhan miliar untuk memenangkan Pak Jokowi," ceritanya.

"Jokowi itu juga tahu kan Pak Prabowo mau maju capres. Pak Prabowo yang memodali, yang fight mendukung Pak Jokowi (di Pilgub DKI). Bu Mega itu dukung Foke (Fauzi Bowo). Nah, Pak Jokowi karena ambisi beliau, mengkhianati itu," imbuh Andre.

Namun, dia yakin Anies tak akan mengulang sejarah yang sama. Andre meyakini, Anies tak akan mengkhianati Prabowo seperti Jokowi.

Jika pun maju di Pilpres 2019, langkah Anies berdasarkan restu dari Prabowo. Atau, barangkali menjadi cawapres Prabowo.

"Mas Anies tahu Pak Prabowo yang mendukung beliau. Gimana Pak Prabowo pasang badan untuk beliau. Saya rasa Mas anies lebih tahu etika itu. Insyaallah Mas Anies bukan 'Joko Widodo Jilid II'. Kalaupun Mas Anies maju di 2019, Insyaallah karena di-support Pak Prabowo dan atas restu Pak Prabowo. Kalau maju pun, mungkin jadi cawapres Pak Prabowo. Tapi balik lagi ke kesepakatan koalisi," ucapnya.

Seperti diketahui, Anies seakan jadi laris manis menjelang tahun politik 2019. Wacana untuk diusung ke panggung politik nasional pun mencuat hingga akhirnya ada pihak yang mau mendeklarasikannya.

Anies sendiri sudah mau sedikit buka-bukaan soal kemungkinannya maju di Pilpres 2019. Eks menteri era Jokowi itu tengah menunggu takdir Allah, dan menyerahkan keputusan kepada para ketum parpol, dalam hal ini Gerindra-PKS-PAN.

Komentar

Loading...