Puluhan Pedangang di Seputaran Masjid Raya Ditertibkan

Aceh BisnisPenertiban PKL Masjid Raya Baiturrahman

Banda Aceh - Pemerintah Kota Banda Aceh, Kamis (5/7/2018) melakukan penertiban terhadap puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di seputaran Masjid Raya.

Penertiban itu dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kota Banda Aceh, Petugas Dinas Kebersihan, Disperindagkop bersama TNI dan Polri.

Bedasarkan data dari Disperindagkop, ada sekitar 63 PKL yang ditertibkan dan tidak diizinkan lagi berjualan di sekitar Masjid Kebanggaan masyarakat Aceh tersebut.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakota Banda Aceh, Bachtiar mengatakan, penertiban yang dilakukan merupakan amanah dari Qanun Nomor 3 Tahun 2007, Pasal 5 tentang pengaturan dan penataan PKL.

“Ini mengacu pada Qanun Nomor 3 Tahun 2007 dimana tidak dibenarkan PKL berjualan di seputaran Masjid Raya dan area yang menganggu fasilitas publik,”kata Bachtiar.

Penertiban yang dilakukan Pemko Banda Aceh bertujuan untuk mengembalikan fungsi taman dan akses publik yang terganggu dengan aktifitas PKL di seputaran Masjid Raya.

Selain itu, beberapa kalangan juga menilai bahwa keberadaan PKL juga dinilai merusak keindahan Masjid Raya Baiturrahman sebagai salah-satu ikon Banda Aceh sebagai tempat ibadah dan tujuan destinasi wisata Islami dunia.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh T Iwan Kesuma mengatakan, pihaknya siap memberikan lokasi baru bagi PKL yang ditertibkan di seputaran Masjid Raya Baiturrahman.

“Ada 63 PKl yang kita tertibkan. Sesuai dengan Qanun Nomor 3 Tahun 2007 tidak dibenarkan berjualan disini, ini lokasi taman,” jelasnya.

Sebelum penertiban dilakukan, Pemko telah melakukan sosialisasi kepada para PKL dimana lokasi seputaran Masjid Raya segera dikosongkan dari aktifitas perdagangan kaki lima.

Kemudian, lanjutnya, Pemko telah menyiapkan lokasi baru untuk tempat berjualan para PKL sebagai solusi.

“Kita sudah siapkan lokasi baru, PKL kita minta memanfaatkan pasar Newton Batoh dan lahan terminal APK Keudah. Untuk pemanfaatan di terminal akan kita komunikasikan dengan Dishub untuk ditempati PKL nantinya,” ujarnya.(afz/afz).

Komentar

Loading...