Satu Rumah Berkonstruksi Kayu Terbakar di Aceh Utara , Seorang Nenek Meninggal

Petugas pemadam kebakaran memadamakan api pascakebakaran sebuah rumah di Desa Nga Matang Ubi, Lhoksukon, Aceh Utara, Rabu, (4/07), Dalam musibah kebakaran tersbebut seorang nenek meninggal dunia . (Antara Aceh/Dok: Polres Aceh Utara)

Lhoksukon - Seorang nenek lanjut usia di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, tewas setelah alami luka bakar serius di sekujur tubuhnya, saat amukan api menghanguskan rumahnya, Rabu petang.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin, melalui Kapolsek Lhoksukon AKP Teguh Yano Budi di Lhoksukon mengatakan, kabakaran di Desa Nga Matang Ubi, kecamatan setempat, menyebabkan sebuah rumah berkonstruksi kayu dan seorang warga meninggal dunia dalam peristiwa ini.

"Korban yang meninggal dunia dalam kebakaran ini bernama Habibah (80), dia menderita luka bakar serius di sekejur tubuhnya, saat rumahnya terbakar sekitar pukul 15.00 WIB," kata Kapolsek Teguh.

Kapolsek Teguh menjelaskan, peristiwa ini berawal saat keluarga nenek Habibah pergi ke sawah dan meninggalkan korban sendirian di ruma, dengan kondisi pintu rumah dalam keadaan terkunci.

Menurut keterangan keluarganya, kata Teguh, pintu rumah sengaja dikunci agar sang nenek tidak pergi ke luar, karena yang bersangkutan menderita pikun dan dikhawatirkan terjadi sesuatu padanya.

Dikatakan, kejadian ini pertama diketahui Zuraidah (35), warga setempat. Saat itu saksi sedang melintas di depan rumah itu, lalu dia melihat ada kobaran api dari rumah korban. Menurut saksi, api pertama terlihat dari bagian dapur.

Saat itu saksi langsung menghampiri rumah, sebelum meminta pertolongan warga lain. Dia juga mendengar korban menjerit minta tolong dari dalam rumah, tetapi dia tak kuasa memberi pertolongan, meski pintu rumah telah diupaya didobrak.

Tidak lama berselang, warga berbondong-bondong ke lokasi untuk menjinakkan api serta memberi pertolongan guna menyelamatkan sang nenek, tetapi upaya itu gagal dan terakhir mobil pemadam kebakaran juga tiba di lokasi.

Peristiwa ini meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga korban, selain kehilangan rumah yang ditaksir kerugiannya mencapai puluhan juta rupiah, seorang kelaurga mereka juga kehilangan nyawa.

Pescakejadian, pihak kepolisian setempat langsung menurunkan tim Inafis Polres Aceh Utara dan memberi garis polisi di lokasi kejadian. Pihak keluarga menolak jasad korban divisum dan telah menerimanya dengan lapang dada.

Polisi belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut, karena kasus ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Di lain sisi, Kapolsek Lhoksukon AKP Teguh Yano Budi mengimbau, agar warga tidak meninggalkan anggota keluarganya yang lanjut usia dan alami sakit-sakitan sendirian di dalam rumah, apalagi pintu dalam keadaan terkunci.

"Kami mengimbau agar warga tidak meninggalkan orang lanjut usia dan sakit-sakitan tinggal sendirian di rumah tanpa ada yang menjaga. Mudah-mudahan kasus seperti ini tidak terulang lagi di kemudian hari," demikian Teguh Yano Budi.

Komentar

Loading...