Warkop Ini Gratiskan Ngopi Seumur Hidup Bagi Pemberi Informasi Pembunuh Bunta

Gajah Mati. Foto: Istimewa

Banda Aceh - Terbunuhnya seekor gajah Sumatera jinak bernama Bunta di CRU Serbajadi, Aceh Timur beberapa hari lalu menimbulkan kecaman dan berbagai reaksi dari berbagai pihak terkait. Miris, gajah jinak yang biasa ditugaskan saat terjadi konflik antara satwa liar (gajah) dengan manusia ini malah dibunuh dan diambil salah satu gadingnya.

Pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh dan mitra pun berinisiatif mengadakan sayembara berhadiah Rp 10 juta untuk siapa saja yang dapat memberikan informasi akurat tentang pembunuh gajah berusia 27 tahun yang diakui sebagai salah satu gajah paling berani itu.

Tak hanya itu, salah seorang pemilik warung kopi di Banda Aceh bernama Danurfan (32), juga berinisiatif dengan ikut membantu. Ia menawarkan ngopi gratis di tempatnya Leuser Coffee selama seumur hidup bagi siapa saja yang bisa memberi informasi akurat tentang pembunuh Bunta.

"Kita akan berikan hadiah bagi siapa saja yang berhasil menemukan si pemburu berupa ngopi gratis seumur hidup di Leuser Coffee yang berada di Jalan T P Nyak Makam, Lampineung, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh," katanya yang juga berkomentar pada status Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo.

Danurfan berharap, pihak terkait dapat mengungkap pembunuh beserta jaringannya ini dan segera dihukum seberat-beratnya. Meski selama ini, sambungnya, para penjahat lingkungan kerap mendapat hukuman ringan. "Ini hanya kontribusi kecil kita terhadap dunia konservasi, semoga pembunuh Bunta segera tertangkap," tambahnya.(hfz/hfz)

Komentar

Loading...