Jamaah Taraweh Masjid Taqwa Seutui Sumbang 35 Juta Plus Emas untuk Palestina

Aceh BisnisJamaah Taraweh Masjid Taqwa Seutui Sumbang 35 Juta Plus Emas untuk Palestina

Banda Aceh - Jamaah shalat Taraweh Masjid Taqwa Gampong Seutui Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh menyerahkan sumbangan sebesar 35 juta plus enam mayam emas untuk rakyat Palestina melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh, Sabtu (9/6/2018).

Sumbangan masyarakat Seutui dan sejumlah gampong lain yang menjadi jamaah di Masjid itu diserahkan Keuchik Gampong Seutui Teuku Amiruddin, dan diterima oleh Syeh Ayman Abdul Qader yang di dampingi ACT.

Teuku Amir menyebutkan, sumbangan tersebut awalnya diserahkan sebesar Rp. 4 juta pada tanggal 27 Mei 2018, saat Syeh Palestina itu mengisi Tausiah di masjid tersebut, namun sepulangnya Syeh, pengurus masjid berinisiatif melanjutkan pengumpulan dana pada jamaah sehingga terkumpul tambahan Rp. 31 Juta .

“Masyarakat sangat antusias membantu saudara-saudara Muslim kita di Palestina, selain uang ada warga yang menyerahkan emasnya. Alhamdulillah sudah kami serahkan kepada Syeh, semoga bermanfaat, walaupun tidak banyak tapi itulah bentuk kepedulian kami kepada saudara kami,” ujarnya.

Ketua Remaja Masjid Taqwa Seutui selaku koordinator pengumpulan dana, Saudi menyebutkan, pengumpulan dana itu sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan masyarakat kota Banda Aceh terhadap kondisi rakyat Palestina yang terus dijajah oleh zionis Israel.

“Untuk menyelamatkan masjidil aqsa adalah tugas kita umat Islam, namun hari ini kita hanya bisa mengirimkan doa dan membantu saudara kita disana dengan dana,” ujarnya.

Sementara Syeh Ayman Adbul Qader dalam Tausiahnya di depan jamaah Taraweh sebelumnya menyampaikan kondisi rakyat Palestina hari ini yang setiap saat dibawah kepungan tentara-tentara Yahudi. Bahkan kata dia, untuk masuk ke Masjidil Aqsa saja harus melewati pemeriksaan dari pihak Israel.

Dia juga menyampaikan terima kasih atas kepedulian masyarakat Aceh, khususnya kota Banda Aceh terhadap penderitaan yang dialami masyarakat Palestina.(adi/adi)

Komentar

Loading...