KPA Aceh Utara Santuni Bocah Penderita Tumor

Wakil Panglima Muda KPA Daerah III Teungku Chiek di Paya Bakong, Muhammad Azmuni alias Bodrex (Pakai peci) saat menjenguk Muhammad Firjatullah (2,5) di Meunje Seuleumak, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, yang menderita tumor ganas di mata kirinya, Rabu (30/5). (Foto Antara Aceh/Humas KPA)

Lhoksukon - Komite Peralihan Aceh (KPA) Daerah III Teungku Chiek di Paya Bakong atau kawasan tengah Kabupaten Aceh Utara menyantuni pengobatan Muhammad Firjatullah (2,5), bocah yang menderita tumor ganas jenis "Retinoblastoma" di mata kirinya.

Wakil Panglima Muda KPA Daerah III Teungku Chiek di Paya Bakong, Muhammad Azmuni di Lhoksukon, Minggu mengatakan, bocah penderita tumor ganas stadium empat itu adalah warga Desa Meunje Seuleumak, Kecamatan Paya Bakong.

Dalam kunjungan ke rumah korban, Bodrex pnggilan akrab Azmuni, mengaku terharu melihat kondisi Firjatullah yang secara seusianya bocah ini masih sangat manja dan bermain ceria, tetapi harus mengemban penyakit kronis seperti ini.

Bahkan, Bodrex yang juga didampingi Komandan Operasi KPA D-III Pasee, Sofyan Chombet, tak dapat membendung air matanya melihat kondisi tumor ganas yang sudah menjalar ke beberapa area tubuh bocah mungil itu.

"Orang tuanya juga memperlihatkan foto Firjatullah semasa belum alami penyakit tersebut, saya benar-benar iba melihatnya," sebut Bodrex.

Selama ini, tambah Bodrex, ibu bocah itu tidak bisa kemana-mana karena saban hari harus menjaga anaknya yang sakit, sang ayah juga berjuang ke sana kemari untuk mendapatkan uang demi pengobatan anaknya.

"Kami KPA Daerah III Samudera Pasee berharap pihak pemerintah agar peduli dengan kondisi warganya seperti ini, penderita ini adalah warga kurang mampu, sekali lagi kami berharap pemerintah harus peka," demikian Bodrex.

Orang tua bocah itu, Zulkifli (40) dan Nuraini (30), mengaku kesulitan dalam hal penyediaan uang untuk biaya proses pengobatan anaknya, bahkan sepetak tanah dan kendaraan roda dua sudah dijual guna membiayai Firjatullah hingga ke Banda Aceh.

"Saya sudah berusaha biaya pengobatan, tanah dan sepeda motor sudah terjual untuk mengobatinya, bahkan saya malu dan tidak berani meminta bantuan kepada siapapun. Tetapi karena sudah mendesak dan saya tidak punya apa-apa lagi, sehingga memberanikan diri meminta bantuan kepada Teungku Azmuni," kata Zulkifli.

Zulkifli dan istri, mengucapkan terimakasih atas kehadiran pihak KPA Daerah III Samudera Pasee, yang telah meluangkan waktu untuk menjenguk dan memberikan biaya pengobatan kepada anaknya. Keluarga juga berharap agar ada pihak lain ataupun dermawan yang ingin membantu anaknya.

Dikatakan, tumor pada Firjatullah sudah semakin mengganas sejak akhir tahun lalu, bahkan setelah dilakukan operasi, sang bocah juga tidak memiliki mata kiri. Kemudian bengkak dan tumornya semakin menjalar ke leher dan pinggang bocah.

Komentar

Loading...