Aceh Baru Penuhi Lima Persen Kebutuhan Telur

Telur (Ist)

Aceh Besar - Pemerintah Aceh baru mampu menyediakan lima persen atau 38 ribu butir telur ayam ras dari kebutuhan 1,8 juta butir telur setiap hari di provinsi itu.

Kepala Dinas Peternakan Aceh, Rahmandi di Blangbintang, Kabupaten Aceh Besar, Rabu menjelaskan, 38 ribu butir tersebut dihasilkan dari peternakan ayam ras yang dikelola unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Balai Ternak.

"Telur yang dihasilkan dari peternakan tersebut paling tidak sudah bisa memenuhi kebutuhan telur di Banda Aceh dan Aceh Besar," ujarnya saat meninjau pusat peternakan ayam ras milik Dinas Peternakan Aceh, di Gampong Data Makmu, Blangbintang.

Ia menyebutkan, untuk kebutuhan telur ayam ras di Banda Aceh dan Aceh Besar juga berasal dari peternakan milik masyarakat di Blangbintang dan Jantho, sedangkan untuk mencukupi kebutuhan telur di Aceh dipasok dari Medan, Sumatera Utara.

Rahmandi yang didampingi kepala UPTD Balai Ternak Aceh, Ramli Hasan, menjelaskan saat ini di pusat peternakan tersebut memiliki 44.600 ekor ayam ras yang setiap hari menghasilkan 38 ribu butir telur.

Ia mengatakan untuk meningkatkan produksi telur, akan menambah 30 ribu ekor ayam ras lagi tahun ini.

Dijelaskannya, pusat peternakan ayam ras tersebut dikembangkan tahun 2017 yang dananya bersumber dari APBA. "Baru satu tahun berjalan pengelolaan peternakan ini," ungkapnya.

Di lokasi peternakan ini juga sudah selesai dibangun pabrik pakan ternak ayam ras. "Habis lebaran atau Juli, pabrik pakan tersebut mulai beroperasi dan berproduksi," jelasnya.

Sebutnya, pabrik pakan dibangun menggunakan anggaran yang bersumber dari APBA, bila beroperasi bisa memproduksi 8 ton pakan per jam.

Kepala UPTD Balai Ternak Aceh, Ramli Hasan menambahkan, pakan untuk kebutuhan ayam ras yang diternak selama ini dipasok dari Medan. Kebutuhan pakan 2,5 gram/hari untuk seekor ayam.

Ditanya tentang pengelolaan, ia menjelaskan lokasi pusat peternakan yang memiliki luas 10 hektare ini tetap dalam kondisi steril dan ayam ternak diberi vaksin setiap hari.

Ramli mengatakan, pengelolaan peternakan ayam ras ini melibatkan 25 orang pekerja yang merupakan warga Gampong Data Makmu.

Sementara, Panitia Khusus (Pansus) DPR Aceh diketuai Sulaiman Ali atau akrab disapa Ayah Leman, juga meninjau pengelolaan pusat perternakan ayam ras dan pabrik yang baru selesai dibangun tersebut.

Komentar

Loading...