Spesifikasi Bocor, Galaxy A9 Star Dilaporkan Punya Layar 6,3 Inci

Pengunjung booth Samsung di MWC 2018. (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Jakarta - Galaxy A9 Star dilaporkan merupakan salah satu smartphone yang akan diumumkan Samsung. Kali ini, muncul laporan baru tentang spesifikasi smartphone tersebut.

Dilansir Phone Arena, Rabu (30/5/2018), smartphone ini awalnya dikenal sebagai SM-G8850, tapi kemudian muncul laporan tentang namanya yakni Galaxy A9 Star. Smartphone ini disebut telah terdaftar di badan regulator Tiongkok, TENAA.

Samsung Galaxy A9 Star bukan sebuah perangkat high-end. Beberapa spesifikasi smartphone tersebut antara lain, RAM 4GB, memori internal 64GB, layar AMOLED 6,3 inci dengan resolusi FHD+ 1.080 x 2.200 piksel dan dua kamera ganda.

Adapun untuk kamera depan, Samsung melengkapinya dengan resolusi 16MP. Spesifikasi lainnya termasuk baterai 3.700mAh dan OS Android 8.0 Oreo.

Samsung dilaporkan akan merilis Galaxy A9 Star untuk pertama kali di Tiongkok. Namun, belum ada informasi tentang peluncurannya di negara-negara lain.

Samsung Ingin Semua Produknya Punya Kecerdasan Buatan

Terlepas dari produk baru, Samsung menginginkan teknologi Artificial Intelligence atau AI (kecerdasan buatan) ada di semua kategori produknya. Perusahaan menargetkan semua perangkat besutannya akan memiliki AI dan konektivitas internet pada 2020.

Samsung dilaporkan tidak ingin teknologi AI miliknya terbatas pada speaker pintar berkat asisten virtual Bixby. Oleh sebab itu, CEO of Consumer Electronics Samsung, Kim Hyun-Suk, menginginkan semua perangkat buatan perusahaan, termasuk mesin cuci, pengering, televisi dan kulkas, menjadi "produk pintar".

Alhasil, perusahaan asal Negeri Ginseng tersebut berusaha agar semua perangkatnya bisa memiliki AI dan konektivitas internet di masa mendatang. Untuk merealisasikan keinginan tersebut, Samsung memperkirakan akan memiliki sedikitnya seribu engineer dan peneliti untuk AI.

Bixby akan memainkan peran penting untuk mewujudkan harapan Samsung itu. Asisten virtual ini akan mendapatkan pembaruan ke versi 2.0 melalui peluncuran Samsung Galaxy Note 9 atau paling cepat pada Juli 2018.

Bixby versi terbaru dilaporkan dapat membedakan 10 suara berbeda. Selain itu, Bixby juga akan berkolaborasi dengan lebih banyak pihak ketiga, sehingga fungsi yang dimilikinya akan semakin banyak.

Contoh kerja sama ini bisa dilihat dari kompetitor Bixby yaitu Alexa. Asisten digital besutan Amazon tersebut memiliki banyak kemampuan melibatkan pihak ketiga, seperti membantu pengguna memesan pizza dan Uber.

Samsung sendiri sejauh ini telah bekerja sama dengan 500 mitra di Amerika Serikat (AS) untuk Bixby. Jumlahnya diharapkan akan semakin banyak.

Samsung meyakini bahwa menyatukan semua perangkat, televisi dan perangkat mobile melalui penggunaan Bixby dapat meningkatkan permintaan terhadap produknya.

Samsung Dilaporkan Percepat Peluncuran Smartphone Flagship

Pengunjung booth Samsung di MWC 2018 menjajal fitur-fitur kamera di Galaxy S9 (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Lebih lanjut, Samsung dilaporkan sedang berusaha menyelesaikan pengembangan produk flagship selanjutnya. Pasalnya, perusahaan ingin merilis smartphone flagship, Galaxy Note 9 dan Galaxy S10, lebih cepat daripada rencana awal.

Salah satu alasan Samsung mempercepat peluncuran keduanya disebabkan penjualan Galaxy S9 yang di bawah ekspektasi. Melalui kehadiran produk baru, Samsung berharap dapat memperbaiki angka penjualan, khususnya karena lini selanjutnya akan memiliki perubahan besar.

Menurut laporan, Galaxy Note 9 yang akan rilis pada semester II tahun ini memiliki panel OLED berukuran 6,38 inci.

Produksi layar sudah dimulai pada April 2018, dua bulan lebih awal dari rencana. Jika semuanya berjalan lancar, penjualan Galaxy Note 9 diprediksi mulai pada Agustus 2018, satu bulan lebih cepat dibandingkan pendahulunya.

Adapun Galaxy S10 akan menandai ulang tahun kesepuluh seri Galaxy S. Smartphone ini pun diperkirakan akan diumumkan di Consumer Electronics Show (CES) pada Januari 2019.

Sebagai perbandingan, Galaxy S9 diumumkan di Mobile World Congress (MWC) di Barcelona, Spanyol, pada Februari 2018.

Samsung memilih CES untuk mengumumkan Galaxy S10 karena akan mengumumkan produk lain di MWC, sehingga kedua produk baru tersebut tidak akan "berebut panggung".

Samsung dilaporkan akan memperkenalkan ponsel lipat pertamanya di Spanyol, sehingga menginginkan acara keduanya dipisah. Produksi ponsel lipat kemungkinan dimulai pada November 2018.

Komentar

Loading...