KPPU Minta Pelaku Usaha Jangan Cari Keuntungan dengan Menimbun Barang

Kepala KPPU Medan Ramli Simanjuntak melihat ketersediaan beras di Pasar Peunayong, Banda Aceh.(Foto:Acehbisnis.co)

Banda Aceh - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Medan meminta para pengusaha/pedagang di Provinsi Aceh agar tidak mencoba untuk melakukan penimbunan barang untuk mencari keuntungan yang tinggi di Bulan Ramadhan 1439 H.

Permintaan itu disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Daerah KPPU Medan Ramli Simanjuntak usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Peunayong, Kota Banda Aceh, Senin (28/5/2018).

Sidak yang dilakukan Kantor Perwakilan Daerah KPPU Medan yang membawahi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat bersama Satgas Polda Aceh itu untuk mengecek stok dan harga kebutuhan pokok di wilayah Banda Aceh.

“Kami berharap pelaku usaha yang ada di Aceh tidak perlu menahan atau menimbun barang untuk mencari keuntungan tinggi, tapi carilah keutungan yang sewajar-wajarnya,”kata Ramli Simanjuntak.

Menurut dia, pedagang tidak perlu menaikan harga terlalu tinggi, karena dengan menaiki harga barang kebutuhan pokok tersebut membuat masyarakat akan semakin menderita, khususnya masyarakat kalangan bawah.

“Kalau harga daging naik itu sudah hal yang biasa, karena setiap meugang harga daging di Provinsi itu dipastikan naik,”jelas Kepala Kantor Perwakilan Daerah KPPU Medan membawahi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat itu.

Ia juga menyatakan, kalau ditemukan ada pengusaha yang melakukan penimbunan maka akan masuk pekara di KPPU. Oleh karena itu, jangan sampai hal itu terjadi, karena saya sudah tahu semua pemasok barang di Aceh.

Terkait sidak, Ramli Simanjuntak mengatakan, pihaknya melihat langsung harga kebutuhan pokok rumah tangga di pasaran, apakah terjadi gejolak harga atau tidak. “Ada sejumlah kebutuhan pokok yang kami pantau yakni daging, ayam, cabai, bawang, beras, dan lainnya,”jelasnya.

Ramli Simanjuntak dalam sidak itu menyebutkan, bahwa harga kebutuhan pokok di Pasar Peunayong Banda Aceh masih relatif normal, bahkan ada barang yang harga turun karena pasokannya lancar.

Begitu juga dengan harga ayam, juga sudah stabil. Harga ayam ukuran dua kilogram Rp45 ribu per ekor. Termasuk pasokannya dari sejumlah perusahaan ternak, juga tidak bermasalah.

Kemudian, harga cabai dan bawang juga tidak bergejolak, di kisaran Ro20 ribu per kilogramnya. Pasokan cabai berasal dari wilayah Aceh, sedangkan bawang dari Sumatera Utara. “Kami akan terus pantau harga kebutuhan pokok di Aceh,”pungkas Ramli Simanjuntak.(edi/edi)

Komentar

Loading...