Perbankan Diharapkan Ikut Berperan di Pariwisata

SABANG - Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS), Sayid Fadhil, Senin (7/5) kemarin mengajak perbankan yang ada di Sabang untuk ambil bagian dalam pengembangan kawasan khususnya bidang Pariwisata di Kota Sabang ini.

Pada pertemuan yang berlangsung di Ruangan Kerja Kepala BPKS, Sayid menyatakan keterbukaannya dan siap melakukan kerjasama dengan pihak perbankan yang ada di Kota Sabang untuk sama-sama membangkitkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar dapat ambil bagian dibisnis pariwisata.

Dalam pertemuan yang tergolong sederhana itu, Sayid Fadhil mengatakan,  Perbankan yang ada di Sabang juga dapat ambil bagian dalam melakukan pengembangan wisata di Sabang. Khususnya melalui pemberdayaan UMKM, dimana Bank dapat menjadi mitra UMKM untuk mengembangan bisnis penginapan di Sabang.

" Kita Siapkan tanahnya, Bank yang bangun home stay - home stay nya dan kemudian ke kelola oleh UMKM dan tentunya dengan bagi hasil," ujar Kepala BPKS, Sayid Fadhil saat melakukan pertemuan dengan pimpinan lima Bank di Sabang yakni Teuku Zulfikar (Bank Aceh Syariah), Delvandi (Bank Mandiri), Sarah (Bank BNI), Sofan (Bank Syariah Mandiri) dan perwakilan Bank BRI Ari.

Sayid menyampaikan bahwasannya dengan pertemuan dengan para pimpinan Bank yang ada di Sabang ini, BPKS mengajak perbankan untuk memikirkan bersama apa yang dapat dikembangkan dan apa yang dapat diberikan untuk pengembangan wisata melalui UMKM.

Apalagi, kata Sayid dengan potensi Sabang yang cukup baik dan sangat bagus untuk pengembangan khususnya di Bidang Pariwisata. Maka, diperlukan polesan-polesn yang menarik untuk dilakukan pengembangan.

" Misalnya pembinaan ekonomi kecil melalui fasilitas pembiayaan home stay dan hal-hal positif lainya. Mungkin dari pertemuan ini, kita dapat melakukan identifikasi gagasan atau ide yang dapat diimplementasikan di Sabang ini," pintanya.

Pada pertemuan itu, pimpinan ke-lima bank itu menyambut positif ajakan dari Pimpinan tertinggi di BPKS. Bahkan masing-masing mereka menyampaikan berbagai ide dan kesiapan mereka dalam menyalurkan pembiayaan kepada UMKM di Sabang.

Seperti yang disampaikan oleh Perwakilan Pimpinan Bank BRI Sabang, Ari yang mengatakan, agar kesediaan BPKS dapat menyediakan tempat yang nantinya dapat dijadikan pusat penjualan oleh-oleh khas Sabang. Sehingga pihaknya nantinya bisa membantu dari sisi pembiayaan.

" Kita bakukan tempat untuk mereka dapat melakukan promosi. Sehingga orang ke Sabang ini ingin mencari hal-hal yang baru," katanya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Pimpinan Bank Aceh Syariah Teuku Zulfikar. Dirinya menjelaskan bahwa pihaknya dapat membiayai nasabahnya untuk mengembangan kawasan wisata seperti home stay.

Bahkan Bank Aceh juga ingin membuat suatu area yang nantinya menjadi icon kota Sabang, khususnya icon bidang pariwisata. Karenanya pihak Bank Aceh miminta kepada BPKS agar dapat menyediakan lahan.

" Kita juga ingin di Sabang ini memiliki camping ground. Mungkin nanti BPKS dapat menyediakan lahannya," kata Zulfikar.

Pimpinan Bank BNI Sabang, Sarah pun tak kalah ingin mengambil bagian dalam pertemuan itu. Dirinya menyampaikan, bahwa selama ini pihaknya telah banyak menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat Sabang khususnya pada bisnis bidang perhotelan.

Meski begitu, dirinya menyampaikan berbagai masukan yang perlu segera dilakukan dalam rangka pengembangan wisata di Sabang. iantaranya yakni belum terkoneksinya bisnis pariwisata di Sabang ini ke dalam sistem promosi online.

" Perlu kita lakukan training, bagaimana pengelolaan perhotelan yang benar, dan perbanyak event," katanya.

Focus Group Discussion (FGD)

Usai pertemuan itu, Kepala BPKS kembali mengajak pimpinan Bank di Aceh untuk dapat memberikan masukan tentang rencana akan diadakan Focus Group Discussion (FGD)  di Kota Sabang ini.

Dirinya meminta perbankan di Sabang untuk ambil bagian dalam FGD yang bertujuan untuk menjadikan Sabang sebagai Internasional Hub Maritim.

Dalam FGD itu, rencananya pihak BPKS akan menghadirkan narasumber dari Bank Indonesia, Pakar Ekonomi dan Pelaku Bisnis pariwisata baik itu dari dalam negeri maupun dari Luar Negeri.

Seperti yang disarankan oleh pimpinan Bank Mandiri Sabang, Delvandi agar BPKS dapat mengundang nara sumber dari Luar negeri yang memang selama ini telah menjadi pelaku untuk mengembangkan bisnis wisata di daerah-daerah yang mulai mengembangkan pariwisata. (ril/ded)

Komentar

Loading...