Jelang Bulan Puasa, Pemko Banda Aceh Pasok 1,5 Juta Butir Telur Dari Medan

Aceh BisnisTelur

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Menjelang bulan suci Ramadan 1439 Hijriyah, Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh memasok sebanyak 1,5 juta butir telur dari Medan, Sumatera Utara. Pasokan telur tersebut untuk memenuhi permintaan kebutuhan telur di ke Ibu Kota Provinsi itu.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kota Banda Aceh, Nasri Sufi, kepada wartawan disela-sela digelarnya pasar murah, Selasa (8/5/2018).

Pasar murah yang digelar di Kecamatan Baiturrahman tepatnya di depan Taman Makam Pahlawan, Bnada Aceh ini, secara resmi dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Banda Aceh Iskandar.

Ia menyebutkan, pasokan telur 1,5 juta butir ini meningkat, jika dibandingkan dengan bulan biasa yaitu sebanyak 1 juta butir. “Kita harapkan dengan 1,5 juta butir telur ini akan mencukupi permintaan konsumen selama puasa, dan diharapkan harganya tidak mengalami kenaikan di bulan puasa,”ujarnya.

“Penambahan pasokan telur ini untuk mengantisipasi kelangkaan dan kenaikan harga. Sehingga Pemko Banda Aceh mensuplai telur dari luar aceh,”jelasnya.

Saat ini, katanya, harga telur di Banda Aceh masih berkisar Rp 38.500 perpapan. Oleh karena itu, pihaknya berharap dengan adanya pasokan ini harga harga telur tidak naik selama bulan puasa.

Selain itu, Ia menambahkan, telur yang didatangkan dari Medan itu nantinya sudah tersebar di sejumlah distributor dan pedagang di Banda Aceh. “Kita akan pantau terus disetiap pasar, apakah ada kenaikan atau tidak,”terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Banda Aceh T Iwan Kesuma mengatakan, pihaknya mengelar pasar murah di beberapa Kecamatan untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga sembako jelang bulan puasa.

“Adapun komoditi yang kita jual dengan harga subsidi yakni Gula Pasir, Minyak Goreng, Tepung Terigu, Telur Ayam, dan Beras,”jelasnya.

“Subsidi atau potongan yang kita berikan Rp 1.500 per Kg untuk Gula Pasir, Minyak Goreng, dan Tepung Terigu dari harga pasar, dan Rp 200 untuk Telur Ayam per butirnya. Total subsidi yang kita kucurkan dalam pasar murah ini sebesar Rp 160 juta,” ungkapnya.

“Setelah disubsidi, Gula Pasir kita jual Rp 10.500/Kg, Minyak Goreng Rp 25 ribu/dua liter, Tepung Terigu Rp 6.500/Kg, dan Telur Ayam Rp 32 ribu/papannya. Sementara Beras tersedia dua varian yakni medium dan premium.  Untuk Beras medium ukuran sak 5 Kg Rp 46 ribu dan 15 Kg Rp 140 ribu. Beras premium kita jual Rp 55 ribu/sak ukuran 5 Kg,” rincinya.

Menurutnya, kegiatan rutin pihaknya ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga yang bias terjadi menjelang bulan puasa. “Dan yang terpenting membantu masyarakat kita yang kurang mampu untuk mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah,” katanya.

“Kita batasi pembeliannya agar semua dapat kesempatan. Stoknya insyaallah cukup, dan mohon juga antri yang tertib agar mudah dilayani oleh petugas kita,”ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Banda Aceh Iskandar.

Dikatakannya, dengan adanya pasar murah ini dapat  menekan laju inflasi menjelang Ramadan dan lebaran yang tentu tidak baik bagi perekonomian kota kita. Semoga pula dapat bermanfaat kepada masyarakat kita terutama kalangan menengah ke bawah.

Komentar

Loading...