Pemuda Batak Asal Sumut Ucapkan Syahadat di Markaz DDA

Aceh BisnisPemuda Batak Asal Sumut Ucapkan Syahadat di Markaz DDA

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Rian Lombai Sinaga (22), seorang pemuda Batak asal Siantar, Sumatera Utara, Kamis (03/05/2018) malam mengucapkan dua kalimat syahadat di Mesjid Markaz Dewan Dakwah Aceh (DDA) di Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar.

Prosesi pengsyahadatan itu dipimpin oleh Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh, Tgk Hasanuddin Yusuf Adan. Sedangkan yang menjadi saksi Husaini (pakar sejarah) dan Ridwan Nurdin (Dosen Unsyiah).

Sebelumnya Rian Lombai Sinaga beragama Kristen Khatolik. Dan setelah memeluk Islam namanya menjadi Muhammad Rian Sinaga. Nama tersebut ditabalkan oleh Tgk Hasanuddin.

Usai pensyahadatan dilanjutkan dengan tausyiah singkat yang disampaikan oleh Ketua Bidang Dakwah dan SDM Dewan Dakwah Aceh, Ustad Muhammad Muslim.

Dalam tausyiahnya Ustad Muslim menjelaskan keutamaan-keutamaan masuk agama Islam. Ia menyebutkan keutamaan-keutamaan masuk agama Islam diantaranya adalah diampuni dosanya yang lalu.

“Allah dalam surah Al Anfal (38) menyatakan bahwa orang kafir yang masuk islam maka Allah akan mengampuni seluruh dosanya yang lalu. Namun jika kembali murtad maka Allah akan menghukum/menyiksa mareka,” jelas Ustad Muslim.

Alumni timur tengah ini menambahkan orang kafir yang masuk Islam dan bagus Islamnya, maka Allah akan membalas seluruh kebaikan yang pernah ia lakukan ketika masih kafir. Dan amalannya itu akan dilipatgandakan 10 hingga 700 kali lipat.

Selain itu juga akan dimaafkan segala kesalahannya. Hal tersebut pernah Rasulullah ungkapkan kepada beberapa sahabat yang baru masuk Islam seperti Amru bin Ash dan Hakim bin Hizam.

“Keutamaan lainnya adalah ketika seorang kafir memeluk Islam maka berarti ia telah menyelamatkan dirinya dari api neraka. Dan Insha Allah akan masuk syurga,”ungkap Ustad Muslim.

Sementara itu, Ketua Umum DDA Tgk Hasanuddin berharap Muhammad Rian Sinaga untuk tetap istiqamah, teguh dan bersabar dalam Islam, karena cobaan pasti akan datang. Selain itu untuk terus belajar tentang Islam dengan baik dan intensif. Dan Dewan Dakwah Aceh akan membantu semaksimal mungkin.

Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN AR-Raniry ini mengingatkan agar tidak lagi menukar agama, apapun yang terjadi. Sebab dalam islam bagi yang murtad (keluar dari agama islam) itu, halal darahnya.

“Alhamdulillah, sekarang kita sudah saudara seagama dan sekeyakinan. Apapun yang terjadi, jangan pernah lagi menukar agama. Dan jika ada masalah, Insha Allah akan kita selesaikan bersama,”kata Tgk Hasanuddin.

Sementara itu, Muhammad Rian Sinaga yang baru 8 bulan tinggal di Aceh mengkisahkan bahwa dirinya masuk agama islam atas inisiatif dan kemauan sendiri. Saat ini dirinya bekerja di salah satu Koperasi Simpan Pinjam.

“Saya mempunyai Keluarga angkat yang muslim. Saya sering melihat mareka shalat berjamaah. Dari itulah saya berketetapan hati untuk masuk agama Islam,”ungkap Rian.(afz/edi)

Komentar

Loading...