Walikota Banda Aceh Diminta Tak Keluarkan Izin Pendirian Siloam Hospital

Irwansyah Ketua fraksi PKS DPRK

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh meminta Walikota Banda Aceh agar tidak mengeluarkan izin pendirian Rumah Sakit Siloam (Siloam Hospital) di lokasi bangunan Hermes Mall/Matahari.

Permintaan itu disampaikan anggota Fraksi PKS DPRK Banda Aceh Zulfikar, terkait isu akan dibangunnya rumah sakit Siloam di lokasi bangunan Hermes Mall/Matahari di Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh.

Kepada Pemerintah kota Banda Aceh, Irwansyah meminta agar walikota berani menolak pendirian Siloam Hospital dan mencari investor lain yang tidak menimbulkan kontroversi dan penolakan dari masyarakat.

“Kita minta pihak terkait untuk melakukan klarifikasi, termasuk pemerintah Aceh atau Pemko Banda Aceh kami minta untuk menyampaikan klarifikasi sehingga masyarakat tidak resah,”jelasnya.

Apalagi, jelasnya, di tiket pakir Hermes Mall/Matahari ada logo rumah sakit Siloam. “Ini mengindikasikan akan berdirinya rumah sakit tersebut,”ungkap Anggota Dewan ini, Selasa (13/03/2018).

Sementara itu, anggota Fraksi PKS DPRK Banda Aceh Zulfikar mengakui sudah mendengar isu akan berdirinya rumah sakit tersebut sejak Agustus 2017 silam. “Dan hal itu sudah dipertanyakan kepada Pemko Banda Aceh dan saat itu jawaban walikota belum ada permohonan perizinan terkait kehadiran rumah sakit tersebut di kota Banda Aceh,”jelasnya.

“Saya bersama teman-teman di DPRK khususnya Fraksi PKS dan juga fraksi lainnya akan berupaya semaksimal mungkin agar kehadiran rumah sakit tersebut di Banda Aceh tidak terjadi, dan mendorong agar Pemko tidak mengeluarkan izinnya,”pungkasnya.(adi/ded)

Komentar

Loading...