Mengejutkan! Dana Awal Kampanye 3 Cabup-Cawabup Ini Cuma Rp 50 Ribu

Foto: Ilustrasi oleh Zaki Alfarabi

Jakarta - Pasangan calon (paslon) peserta Pilkada telah menyampaikan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK). Tercatat dana awal kampanye terkecil sebesar Rp. 50.000 yang dilaporkan oleh tiga pasangan calon.

"Iya benar, dana kampanye terkecil Rp 50.000," ujar Komisioner KPU Hasyim Asyari saat dihubungi detikcom, Senin (12/3/2018).

Hasyim mengatakan tidak ada batas minimal dalam dana awal kampanye. KPU hanya membatasi maksimal dana kampanye, dengan nilai sebesar Rp 750 juta dari partai atau koalisi partai, dan Rp 75 juta dari sumbangan perseorangan atau kelompok/badan hukum swasta.

Baca juga: KPU dan Bawaslu Diminta Perketat Pengawasan

Aturan tersebut sesuai dengan Peraturan KPU 5 tahun 2017 tentang Dana Kampanye Peserta Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Atau Walikota dan Wakil Walikota.

"Tidak ada batas dana minimal, yang ada batas maksimal," kata Hasyim.

Dana awal kampanye yang dilaporkan ke KPU ini sudah dapat dilihat di website masing-masing KPU daerah.

"Sudah dipublikasi di website masing-masing KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada," tutur Hasyim.

Ada pun dana awal kampanye terkecil terdapat di tiga kabupaten yakni Bondowoso (Jatim), Lahat (Sumut), dan Majalengka (Jabar). Ada pun tiga pasangan calon bupati dan calon wakil bupati yang dana awal kampanyenya sebesar Rp 50 ribu adalah sebagai berikut:

  1. Salwa Arifin-Irwan Bachtiar Rahmat (Bondowoso)
  2. Hapit Padli-Erlansyah Rumsyah (Lahat)
  3. Sanwasi-Taufan Ansyar (Majalengka)

Komentar

Loading...