PORA ke XIII, Bupati Mawardi Bangun Jantho Sport City

Aceh Bisnisjantho_sport

Aceh Besar, Aceh Bisnis - Guna mendukung niatan Provinsi Aceh menjadi tuan rumah bersama dengan Sumut menggelar PON XXI/2024, Pemkab Aceh Besar membangun Jantho Sport City (JSC) di pusat ibukota Kabupaten Aceh Besar.

JSC yang dibangun di areal seluas 5 hekter dengan anggaran bernilai Rp100 miliar, nantinya diharapkan bisa menjadi tempat penyelenggaraan sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan di Aceh, bila nantinya terpilih menjadi tuan rumah bersama dengan Sumut.

"Di area JSC ini nantinya bisa diper­tadingan 11 cabang olahraga ," ujar Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan JSC, Rabu (28/2) di Kota Jantho.

Dikatakan, tahap awal JSC ini dibangun bangunan utama dan ditargetkan dalam 8 bulan akan selesai. Bangunan utama ini selanjutkan dijadikan venue sejumlah cabang olahraga seperti menembak, pencaksilat, karate, panahan dalam Pekan Olahraga Aceh (Pora) yang akan berlangsung Nopember 2018 ini.

Disamping itu, Pemkab Aceh Besar juga sudah mempersiapkan lahan di bekas kebun binatang Jantho, untuk membangun wisma atlit. Nantinya, wisma ini bisa menjadi tempat penam­pungan atlit yang akan bertanding pada PORA dan PON 2024.

Semua sarana dan prasarana olahraga yang ada di Aceh Besar ini nantinya, dipersiapkan bisa menjadi arena pertandingan pada PON 2024. Sebagai ajang ujicoba, semua arena ini akan dipergunakan pada PORA ke XIII pada bulan Nopember.

Anggaran

Menyangkut anggaran, Mawardi mengungkapkan, pembangunan JSC ini mengandalkan anggaran APBA 2018 sebesar Rp100 miliar.

Pembangunan JSC yang dipesiapkan untuk PORA dan PON mendatang ini, juga mendapat dukungan dari DPR RI. Anggota DPR RI asal Aceh Nasir Djamil yang hadir saat peletakan batu pertama tersebut menyatakan, upaya Pemkab Aceh Besar ini perlu mendapat duku­ngan semua pihak dan bisa diikuti oleh daerah lainnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris KONI Aceh Faisal Saifuddin yang hadir dalam peletakan batu pertama mengatakan, pihaknya sudah siap untuk diverifikasi sebagai calontuan rumah bersama dengan Sumt atera Utara.

"Provinsi Aceh yang akan diverifikasi oleh tim penjaringan KONI Pusat, pada 5 - 7 Maret 2018 dan salah satunya venue yang ada di Aceh Besar," ujar Faisal.

Dikatakan, sebelum peneta­pan sebagai calon tuan rumah PON, atau biding PON yang akan dilaksanakan April 2018, provinsi yang mencalonkan diri sebagai tuan rumah diverifikasi oleh tim penjaringan tuan rumah PON dari KONI Pusat.

Faisal juga mengungkapkan keoptimasannya akan tuan rumah PON 2024 tersebut, terlebihlagi calon tuan rumah bersama PON XXI/2024 Aceh - Sumut telah mendapatkan dukungan secara tertulis dari 25 provinsi di Tanah Air.

Verikasi yang dilakukan oleh tim dari KONI Pusat ini nantinya akan melakukan peninjauan dan verifikasi venue di sejumlah kabupaten/kota, yakni Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Pidie, Bireuen dan Takengon di Kabupaten Aceh Tengah.(ADV)

Komentar

Loading...