Tegur Orang Ribut di Kafe, Anggota Brimob Dikeroyok hingga Tewas

kompas4073247272

PAREPARE -  Briptu Yusri Isha (29), anggota Kompi 2 Yon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan, dikeroyok tiga orang hingga tewas di Kafe Lele, Lauleng, Kelurahan Lemba Harapan, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Sulsel, Senin (27/2/2018) dini hari.

Kepala Polres Parepare AKBP Pria Budi mengatakan, peristiwa itu diawali cekcok korban dengan tiga pelaku, yaitu Rahman, Akbar, dan Muhammad Ali.

"Kejadian itu bermula sekitar pukul 00.00 Wita. Saat itu terjadi cekcok antara pelaku Rahman Amin dan pengunjung lainnya. Namun, saat korban menegur pelaku untuk tidak ribut, pelaku kemudian tidak terima," kata Pria.

"Korban lalu mencekik leher pelaku, kemudian teman pelaku, Muhammad Ali dan Akbar, mengajak Rahman untuk menunggu korban," tambahnya.

Saat korban keluar kafe, lanjut Pria, pada saat itulah pelaku langsung memukul korban hingga terjatuh. Melihat kejadian itu, pelaku lainnya, yakni Akbar alias Abba serta Ali, datang dan ikut memukuli korban dengan batu dan balok.

"Korban sempat dilarikan ke puskesmas terdekat, dan kemudian dirujuk ke RSUD Andi Makkasau, namun saat dalam perjalanan nyawa korban tak bisa diselamatkan," ungkap Pria.

Dari pemeriksaan tim medis RSUD Andi Makkasau, korban diketahui mengalami luka lecet di dada, luka robek pada dagu, lutut kanan lecet, luka terbuka di pelipis kanan dan kepala belakang hitam memar.

Tak berapa lama setelah pengeroyokan itu terjadi, tim gabungan yang terdiri dari Unit SPK, petugas piket tindak pidana tertentu (Tipiter), Reskrim, serta Team Crime Hunter, Resmob Polres Parepare yang dipimpin oleh Kapolres Parepare langsung bergerak untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Setelah tim mendalami dan mendapatkan serta mengumpulkan informasi lalu disinkronkan dengan keterangan saksi di TKP, Tim Crime Hunter dan unit tipikor langsung bergerak cepat melakukan lidik dan melakukan pencarian serta penangkapan terhadap masing-masing pelaku tersebut," ungkap Pria.

"Hingga saat ini, ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan penyidik, dan mereka diancam dengan pasal tindak pidana pembunuhan atau kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama, sesuai Pasal 338 Sub 170 Ayat 1 Ayat Sub 351 KUH Pidana," tuturnya.

Komentar

Loading...