1.495 Mahasiswa Lakukan KPM dan PPL

Wabup Berharap KPM Dapat Dorong Pemberdayaan Ekonomi Warga Pidie

Aceh BisnisWakil Bupati Terima Mahasiswa Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh

Pidie - Sebanyak 1.495  Mahasiswa Universitas Islam Negeri  (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Senin (26/2/2018) melaksanakan pembekalan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) dan Praktek Pengabdian Lapangan (PPL) di Kabupaten Pidie.

Rektor UIN Ar-Raniry, Farij Wajdi mengatakan, ada 1.495 mahasiswa yang akan melakukan kegiatan KPM dan PPL di 160 Gampong dalam 8 Kecamatan.

Rektor mengharapkan kepada seluruh mahasiswa dan mahasiswi yang akan melakukan pengabdian di Pidie selama dua bulan agar semua mahasiswa yang berasal dari Fakultas Ilmu Keperguruan Pendidikan (FKIP) dapat menjadi bagian dari masyarakat yang ada di delapan kecamatan tersebut.

Dikatakannya, dengan kehadiran mahasiswa yang melakukan program KPM dan PPL dengan jumlah 8  SKS ini agar benar- benar dapat memberi warna baru ditengah dunia pendidikan terutama disekolah- sekolah dan ditengah warga atau di gampong- gampong.

“Kami berharap standar pendidikan dalam kegiatan KPM dan PPL ini tanpa memicu masalah dan berikan  sesuai dengan kearifan lokal,”kata Farid.

Ia juga menyatakan, setidaknya kehadiran mahasiswa tersebut ditengah tengah kalangan masyarakat pidie tanpa memunculkan masalah. Maksudnya mengatasi masalah tanpa masalah. “Artinya buatlah kecerdasan bagi warga pidie dengan penerapan ilmu ditengah tengah warga,”sebutnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud ST mengatakan, kegiatan KPM ini dapat memberikan kontribusi besar dalam memberdayakan ilmu dan pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat.

“Mahasiswa KKN harus bersikap lebih aktif dalam semua jenis kegiatan yang ada di masyarakat, seperti pada pengajian dan gotong royong. Apalagi hal-hal yang berkaitan dengan pemberdayaan sosial ekonomi,”kata Wabup.

Selain itu, tambahnya, mahasiswa KKN dapat dikatakan sebagai fasilitator dalam pemberdayaan masyarakat serta mahasiswa KKN itu merupakan agen perubahan dalam kemajuan sebuah bangsa. Karena ilmu yang telah didapatkan selama mengikuti perkuliahan dapat diterapkan pada saat berlangsung KKN.

Ia berharap kepada peserta KPM untuk mengedepankan nilai- nilai Regelius ditengah masyarakat mengingat daerah Pidie yang sangat kental dengan nilai- nilai keagamaan yang tinggi.

“Mahasiswa KKN perlu mengembangkan pengetahuan agama, sikap dan keterampilan melalui penerapan ilmu agama Islam, teknologi dan seni yang bernafaskan Islam secara langsung di masyarakat. Apalagi memberikan bantuan berupa sumbangan pikiran, yaitu mengubah pola pikir masyarakat menjadi lebih positif,”ujar Fadlullah, Senin (26/2/2018).(raj/ded)

Komentar

Loading...