Menperin: Mahasiswa Aceh Harus Siap Bersaing dalam Industri Digital

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (Antara Aceh)

Banda Aceh - Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto meminta mahasiswa di Indonesia bersiap menghadapi persaingan dalam industri digital yang makin ketat.

"Sekarang ini perkembangan industri digital semakin maju. Persaingannya juga semakin ketat. Karena itu, mahasiswa harus bersiap agar mampu bersaing dalam industri digital," kata dia di Banda Aceh, Minggu.

Pernyataan tersebut disampaikan Menperin Airlangga Hartarto dalam kuliah umumnya di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Syiah Kuala. Kuliah umum dengan tema Revolusi Industri 4.0 dan Sumber Daya Manusia Indonesia.

Saat ini, kata dia, digitalisasi sudah mengubah semua perilaku, termasuk sektor perindustrian. Hampir semua sektor sudah berevolusi serta dipengaruhi digitalisasi.

Menteri Airlangga menyebutkan bahwa potensi industri digital di Indonesia menjanjikan. Masa keemasan industri digital akan berlangsung beberapa dekade ke depan.

Oleh karena itu, lanjut dia, untuk menghadapi industri digitalisasi itu, Indonesia harus memiliki sumber daya manusia yang kuat.

Ia mengatakan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus mempersiapkan diri menghadapi industri digitalisasi.

"Di sinilah peran perguruan tinggi melahirkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dan inovasi dalam menghadapi persaingan industri digital yang semakin ketat ke depan," kata dia.

Ia menyebutkan Indonesia akan menjadi pemain kunci perekonomian dunia bersama dengan negara maju lainnya di Asia.

Saat ini, katanya, motor perekonomian di Asia masih dikuasai China. Namun, hal itu akan beralih ke Indonesia seiring dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang terus meningkat, termasuk kemajuan digitalisasi industri yang turut membangkitkan perekonomian Indonesia.

"Namun, semua ini tidak akan terwujud jika Indonesia tidak memiliki sumber daya manusia yang mampu bersaing dalam industri digital. Di sinilah peran mahasiswa agar mempersiapkan diri menghadapi persaingan industri digital ke depan," kata Airlangga Hartarto.

Komentar

Loading...