Dua Parlok Aceh Gagal Jadi Peserta Pemilu 2019

KIP

Banda Aceh - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menyatakan, empat partai lokal (parlok) di Provinsi Aceh dinyatakan lolos dan berhak maju sebagai partai peserta pemilu 2019 mendatang. Hal itu bedasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi.

Keempat partai lokal tersebut yang akan ikut meramaikan Pemilu 2019 yakni Partai Nanggroe Aceh (PNA), Partai Daulat Aceh (PDA), Partai Suara Independen Rakyat Aceh (SIRA) dan Partai Aceh (PA).

Sementara, 2 partai lokal yang sebelumnya turut mendaftar dinyatakan tidak lulus administrasi, yaitu Partai Gabhtat dan Partai GeRam, sehingga tidak bisa melanjutkan ketahap berikutnya yaitu verifikasi faktual partai.

Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi mengatakan, untuk sementara di Aceh hanya ada empat parlok yang lolos dan 16 partai Nasional sebagai peserta pemilu 2019.

“Tiga dari empat parlok diverifikasi faktual di tingkat Kabupaten/Kota maupun Provinsi. Partai Aceh satu-satunya parpol yang tidak lagi diversifikasi karena telah memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam Pasal 90 UU Pemerintah Aceh, yakni memiliki sekurang-kurangnya 5 persen kusrsi di DPR Aceh," ujarnya, Senin (12/2/2018).

Artinya, sambung Ridwan Hadi, Partai Aceh sudah lulus peserta pemilu 2019 dan tinggal menunggu penetapan KPU RI pada 17 Februari 2018. "Kecuali Partai Aceh karena sudah memenuhi electoral threshold, artinya tidak lagi dilakukan verifikasi vaktual. Kemudian Partai lokal tidak lagi diverifikasi di tingkat Nasional seperti Partai Nasional," katanya.

Bagi partai yang keberatan tidak lulus, kata Ridwan, dipersilahkan untuk menempuh jalur hukum. Pihaknya juga akan membuka peluang bagi yang ingin menempuh jalur hukum.

"Pada tanggal 15 Februari mendatang akan direkapitulasi tingkat Nasional. Pada 18 hingga 19 Februari akan dilakukan pengumuman sekaligus Nomor urut dari Komisi Pemiluhan Umum (KPU) Pusat,"pungkasnya.(hfz/ded)

Komentar

Loading...