Warga Aceh Timur Keluhkan Pupuk Langka

Ilustrasi penyaluran pupuk subsidi.(AcehBisnis)

Lhoksemawe - Kelangkaan pupuk di wilayah Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh membuat petani setempat mengeluh karena tanaman sedang membutuhkan pupuk pada masa pembuahan.

Salah seorang petani Saifuddin, di Lhokseumawe, Jumat, mengatakan bahwa kelangkaan pupuk selama ini sangat dirasakan oleh petani setempat. Apalagi, tanaman padi sudah mulai memasuki masa pembuahan, sehingga tingkat kebutuhan pupuk sangat tinggi.

Menurutnya, kelangkaan pupuk bukan hanya untuk jenis pupuk bersubsidi, bahkan untuk pupuk nonsubsidi juga susah didapat oleh petani. Bahkan, hampir di setiap toko yang menjual pupuk, juga sulit menemukan pupuk.

"Kelangkaan pupuk ini bukan hanya pupuk bersubsidi saja, akan tetapi untuk pupuk nonsubsidi juga susah didapati. Bahkan saya sampai pergi ke kecamatan lain untuk mencari pupuk ke daerah lain, namun susah juga menemukannya," ujar Saifuddin.

Sedangkan untuk jenis pupuk yang dibutuhkan oleh petani saat ini adalah Urea dan NPK. Tetapi, sebagaimana dikatakan oleh petani tersebut, keduanya sangat susah didapat. Padahal, kondisi pertumbuhan tanaman banyak yang membutuhkan pupuk.

"Sekarang tanaman sedang membutuhkan pupuk, karena akan segera memasuki masa pembuahan. Tetapi, ketersediaan pupuk sangat terbatas dan nyaris tidak ada, sehingga dikhawatirkan tanaman tidak dapat berkembang dengan baik, akibat kekurangan pupuk tersebut," ujar Saifuddin.

Petani di daerah itu sangat menginginkan pihak terkait segera mengatasi kelangkaan pupuk tersebut dapat diatasi, sehingga produktivitas tanaman dapat berlangsung sebagaimana mestinya.

"Harapan kita, supaya pupuk mudah didapat agar tanaman tidak kekurangan pupuk, apalagi saat-saat seperti ini," katanya pula.

Komentar

Loading...