Disbudpar Tantang Kalangan Muda Aceh‎ Ciptakan Musik Etnik Kontemporer di Ajang AMF 2017

Reza Fahlevi

Banda Aceh  - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menantang kalangan muda Aceh untuk menciptakan musik etnik kontemporer di ajang Aceh Musik Festival (AMF) 2017‎. Even bergengsi ini akan diikuti oleh pelajar dan mahasiswa, serta dilaksanakan di Gedung AAC Dayan Dawood, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh pada 28 Oktober 2017 mendatang, tepat pada Hari Sumpah Pemudia ke- 89.

Kadisbudpar Aceh, Reza Fahlevi mengatakan, even ini merupakan wadah bagi pelajar dan mahasiswa yang hobi bermusik, untuk memanfaatkan AMF 2017 sebagai ajang berkarya bagi negeri. "‎Kita berharap kalangan muda Aceh yang selama ini bermusik bersama komunitas dan lainnya dapat mengambil kesempatan ini dengan baik," ujar Reza Fahlevi saat dikonfirmasi, Jumat (22/9/2017).

Kepala Bidang Bahasa dan Seni Disbudpar Aceh, Kemalawati mengatakan, even AMF 2017 ini diharapkan dapat menarik minat kunjungan wisatawan Aceh, bahwa di Aceh juga memiliki seni tradisi yang berkelas untuk diminati selain menawarkan alam yang indah dan budaya yang khas.

"‎Mari kita angkat karakter daerah masing-masing dalam even ini dan ekspresikan dalam bahasa dan seni untuk menjadi lagu-lagu atau musik terkini dan enak didengar," kata Kemalawati.

Sementara itu, Koordinator AMF 2017, Salman Varisi menjelaskan, even musik etnik ini digawangi oleh Even Organizer (EO) Aceh Multivison, yang dilaksanakan untuk membangkitkan gairah berkarya bagi generasi muda Aceh dalam bidang musik, sehingga karya musik yang muncul nantinya mampu memberikan warna baru dengan tetap mempertahankan unsur musik tradisi dalam karya masing-masing peserta.

"‎Kita yakin banyak kalangan muda Aceh yang punya bakat di musik. Melalui AMF 2017 ini, kita tantang mereka untuk mengangkat musik etnik daerah masing-masing dengan aransemen moderen dan terkini," kata Salman.

AMF 2017, sambungnya, merupakan ajang menjaring bakat pemusik muda dari Tanah Rencong bertema 'Nada Tradisi dalam Melodi', yang terbuka bagi seluruh pemuda Aceh dan diharapkan kalangan muda dapat berkontribusi untuk ‎negeri melalui karya musik.

"‎Even ini berlangsung dalam beberapa tahapan, yakni pendaftaran dan pengajuan demo karya peserta yang sudah dibuka sejak 4 September hingga 09 Oktober 2017, kemudian dilanjutkan dengan tahap seleksi karya yang dinilai dewan juri, hingga menghasilkan 20 karya musik terbaik untuk ditampilkan dalam Pentas AMF pada 28 Oktober nanti," jelasnya.

Untuk calon peserta AMF 2017 dapat melihat informasi lengkap mengenai ajang perlombaan musik etnik ini melalui petunjuk teknis acara dan formulir pendaftaran di halaman resmi acehmusikfestival.com atau via email ke acehmusikfestival@gmail.com

Komentar

Loading...